Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!

Jum'at, 28 Maret 2025 - 12:47 WIB
loading...
Putin: Rusia Segera...
Presiden Vladimir Putin menyatakan pasukan Rusia tengah mendapatkan momentum di seluruh garis kontak dan akan segera menghabisi militer Ukraina. Foto/Kremlin.ru
A A A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin telah menyatakan bahwa pasukan Rusia tengah mendapatkan momentum di seluruh garis kontak dan akan segera “menghabisi” militer Ukraina.

Pernyataan itu disampaikan pada hari Kamis selama pertemuannya dengan awak kapal selam nuklir Arkhangelsk, sembari mengomentari upaya para pendukung Ukraina di Eropa untuk menggagalkan penyelesaian diplomatik atas konflik tersebut.

Putin menegaskan kembali bahwa Moskow selalu berusaha menyelesaikan konflik melalui cara diplomatik tetapi menemui tipu daya dan halangan dari Barat—pertama dengan Perjanjian Minsk yang gagal dan kemudian selama perundingan damai Istanbul 2022.

Baca Juga: Zelensky: Vladimir Putin Segera Mati, Perang Rusia-Ukraina Akan Berakhir

“Para penangan mereka di Eropa meyakinkan para pemimpin Ukraina bahwa mereka harus melanjutkan perlawanan bersenjata, pada dasarnya sampai ke orang Ukraina terakhir, dengan tujuan untuk menimbulkan kekalahan strategis bagi Rusia,” katanya.

Putin menuduh para pemimpin Barat—khususnya mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson—meremehkan tekad Rusia, dan memperingatkan bahwa kemampuan militer Moskow tidak boleh dianggap enteng.

“Dia pasti lupa bahwa ada orang-orang seperti Anda—dan senjata seperti kapal selam Anda,” kata Putin kepada awak Angkatan Laut Rusia.

“Tampaknya, dia lupa, atau mungkin mereka tidak mengerti terbuat dari apa orang-orang Rusia,” ujarnya, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (28/3/2025).

Orang nomor satu Rusia mengatakan konflik Ukraina mencapai titik balik dan menyatakan keyakinannya terhadap hasilnya, dengan mencatat bahwa “di seluruh garis pertempuran, pasukan kita memegang inisiatif strategis.”

“Belum lama ini saya berkata, ‘Kita akan menekan mereka’. Sekarang ada alasan untuk percaya bahwa kita akan menghabisi mereka. Kemudian, saya pikir rakyat Ukraina sendiri harus menyadari momen itu,” paparnya.

Meskipun nadanya keras, Putin menegaskan kembali bahwa Rusia tetap terbuka terhadap perundingan damai—selama akar penyebab konflik tersebut ditangani.

“Kami mendukung penyelesaian masalah ini dengan cara damai. Namun akar penyebabnya harus dihilangkan. Kami harus memastikan keamanan Rusia dalam perspektif sejarah yang panjang,” katanya.

Rusia telah berulang kali menyatakan bahwa mereka terbuka terhadap perundingan damai, tetapi bersikeras bahwa penyelesaian konflik yang sebenarnya memerlukan solusi yang permanen dan mengikat secara hukum.

Moskow menentang kehadiran NATO di tanah Ukraina dan menuntut agar Kyiv melakukan demiliterisasi, denazifikasi, mematuhi posisi netral, dan mengakui “realitas teritorial di lapangan.”

Pada 18 Maret, militer Rusia diperintahkan untuk menahan diri dari menyerang infrastruktur energi Ukraina berdasarkan kesepakatan yang disetujui oleh Presiden Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Namun, Kementerian Pertahanan Rusia sejak itu melaporkan sejumlah pelanggaran Ukraina, yang digambarkannya sebagai upaya untuk melemahkan upaya mediasi Trump.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Maskot Piala Dunia 2026...
Maskot Piala Dunia 2026 Jadi Alat Polisi Tangkap Gembong Narkoba
Berita Terkini
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved