Era Hubungan Dekat Kanada-AS Sudah Berakhir, Seteru 2 Sekutu NATO Memanas
Jum'at, 28 Maret 2025 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Carney menggantikan Justin Trudeau sebagai PM Kanada pada 14 Maret.
Biasanya, seorang pemimpin Kanada yang baru menjadikan panggilan telepon dengan presiden AS sebagai prioritas segera setelah menjabat, tetapi Trump dan Carney belum berbicara.
Dia mengatakan pada hari Kamis bahwa Gedung Putih telah menghubungi untuk menjadwalkan panggilan telepon dan bahwa dia berharap untuk berbicara dengan Trump dalam "satu atau dua hari ke depan”.
Carney juga mengatakan bahwa meskipun dia bersedia berbicara dengan Trump, dia tidak akan berpartisipasi dalam negosiasi perdagangan substantif dengan Washington sampai presiden Amerika menunjukkan "rasa hormat" kepada Kanada, khususnya dengan mengakhiri ancaman aneksasinya yang berulang.
"Bagi saya, ada dua syarat, tidak harus untuk panggilan telepon, tetapi negosiasi dengan Amerika Serikat. Pertama, rasa hormat, rasa hormat terhadap kedaulatan kita sebagai sebuah negara... tampaknya itu terlalu berat baginya," kata Carney.
"Harus ada diskusi yang komprehensif antara kita berdua, termasuk yang berkaitan dengan ekonomi dan keamanan kita," imbuh dia.
Biasanya, seorang pemimpin Kanada yang baru menjadikan panggilan telepon dengan presiden AS sebagai prioritas segera setelah menjabat, tetapi Trump dan Carney belum berbicara.
Dia mengatakan pada hari Kamis bahwa Gedung Putih telah menghubungi untuk menjadwalkan panggilan telepon dan bahwa dia berharap untuk berbicara dengan Trump dalam "satu atau dua hari ke depan”.
Carney juga mengatakan bahwa meskipun dia bersedia berbicara dengan Trump, dia tidak akan berpartisipasi dalam negosiasi perdagangan substantif dengan Washington sampai presiden Amerika menunjukkan "rasa hormat" kepada Kanada, khususnya dengan mengakhiri ancaman aneksasinya yang berulang.
"Bagi saya, ada dua syarat, tidak harus untuk panggilan telepon, tetapi negosiasi dengan Amerika Serikat. Pertama, rasa hormat, rasa hormat terhadap kedaulatan kita sebagai sebuah negara... tampaknya itu terlalu berat baginya," kata Carney.
"Harus ada diskusi yang komprehensif antara kita berdua, termasuk yang berkaitan dengan ekonomi dan keamanan kita," imbuh dia.
(mas)
Lihat Juga :