Jurnalis Cantik Rusia Tewas di Medan Perang usai Meledek Ukraina sebagai Negara 404
Kamis, 27 Maret 2025 - 09:51 WIB
loading...
A
A
A
Prokofyeva adalah jurnalis propagandis pro-perang ketiga yang tewas dalam dua hari, dengan yang lainnya terluka parah.
Saat mengumumkan kematiannya, blogger militer pro-Putin; Vladimir Romanov, mengatakan: “Saat menjalankan tugas editorial, koresponden perang Channel One Anna Prokofieva terbunuh. Seorang yang pemberani, jujur, dan sopan. Seorang profesional.”
Salurannya mengatakan: “Koresponden perang Channel One Anna Prokofieva tewas saat menjalankan tugas. Kejadiannya di wilayah Belgorod di perbatasan dengan Ukraina, tempat kru film Channel One diledakkan oleh ranjau musuh. Juru kamera Dmitry Volkov, yang bersama Anna, terluka. Dia bekerja di kantor redaksi berbahasa Spanyol dari kantor berita Rossiya Segodnya. Dia telah bekerja di Channel One sejak 2023, sebagai koresponden perang, yang melaporkan dari zona [konflik].”
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menuduh Ukraina menargetkan jurnalis media pemerintah Rusia.
“Mereka sedang diburu. Ini adalah jurnalis kita, ini adalah koresponden perang. Dan fakta bahwa mereka mengenakan rompi dengan tanda pengenal ‘Pers’ sekali lagi menunjukkan fakta bahwa, tentu saja, mereka telah menjadi target,” paparnya, seperti dikutip The Mirror, Kamis (27/3/2025).
Sehari sebelumnya, dua wartawan perang Rusia dari kantor berita pro-Kremlin tewas di wilayah Ukraina yang diduduki pasukan Moskow. Yang ketiga terluka parah ketika mobil mereka ditembaki di wilayah Luhansk. Pengemudi mereka juga tewas dalam serangan itu.
Saat mengumumkan kematiannya, blogger militer pro-Putin; Vladimir Romanov, mengatakan: “Saat menjalankan tugas editorial, koresponden perang Channel One Anna Prokofieva terbunuh. Seorang yang pemberani, jujur, dan sopan. Seorang profesional.”
Salurannya mengatakan: “Koresponden perang Channel One Anna Prokofieva tewas saat menjalankan tugas. Kejadiannya di wilayah Belgorod di perbatasan dengan Ukraina, tempat kru film Channel One diledakkan oleh ranjau musuh. Juru kamera Dmitry Volkov, yang bersama Anna, terluka. Dia bekerja di kantor redaksi berbahasa Spanyol dari kantor berita Rossiya Segodnya. Dia telah bekerja di Channel One sejak 2023, sebagai koresponden perang, yang melaporkan dari zona [konflik].”
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menuduh Ukraina menargetkan jurnalis media pemerintah Rusia.
“Mereka sedang diburu. Ini adalah jurnalis kita, ini adalah koresponden perang. Dan fakta bahwa mereka mengenakan rompi dengan tanda pengenal ‘Pers’ sekali lagi menunjukkan fakta bahwa, tentu saja, mereka telah menjadi target,” paparnya, seperti dikutip The Mirror, Kamis (27/3/2025).
Sehari sebelumnya, dua wartawan perang Rusia dari kantor berita pro-Kremlin tewas di wilayah Ukraina yang diduduki pasukan Moskow. Yang ketiga terluka parah ketika mobil mereka ditembaki di wilayah Luhansk. Pengemudi mereka juga tewas dalam serangan itu.
Lihat Juga :