Digempur Israel, 124.000 Orang Mengungsi di Gaza dalam Beberapa Hari
Rabu, 26 Maret 2025 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Analis politik Mohamad Elmasry mengatakan PBB "mendapat tekanan" setelah mengumumkan akan menarik sepertiga staf internasionalnya keluar dari Gaza setelah serangan tank Israel menghantam salah satu kompleksnya dan menewaskan seorang karyawan.
Dia mencatat 280 pekerja PBB telah tewas sejak Israel melancarkan perang di Gaza pada Oktober 2023.
"Jadi PBB merasa bertanggung jawab untuk melindungi orangnya. Israel menargetkan pekerja bantuan dan jurnalis. Posisi resmi Israel adalah PBB adalah organisasi anti-Semit. Mereka telah menjelaskannya dengan jelas," ujar dia kepada Al Jazeera.
Elmasry juga menyoroti fasilitas Palang Merah diserang pasukan Israel pada hari Senin. Israel menyebut pengeboman itu sebagai "salah identifikasi".
Save the Children mengatakan lebih dari 270 anak telah tewas dalam seminggu sejak Israel melanjutkan perangnya di Gaza, menandai beberapa "hari paling mematikan bagi anak-anak sejak perang dimulai".
Dia mencatat 280 pekerja PBB telah tewas sejak Israel melancarkan perang di Gaza pada Oktober 2023.
"Jadi PBB merasa bertanggung jawab untuk melindungi orangnya. Israel menargetkan pekerja bantuan dan jurnalis. Posisi resmi Israel adalah PBB adalah organisasi anti-Semit. Mereka telah menjelaskannya dengan jelas," ujar dia kepada Al Jazeera.
Elmasry juga menyoroti fasilitas Palang Merah diserang pasukan Israel pada hari Senin. Israel menyebut pengeboman itu sebagai "salah identifikasi".
Save the Children mengatakan lebih dari 270 anak telah tewas dalam seminggu sejak Israel melanjutkan perangnya di Gaza, menandai beberapa "hari paling mematikan bagi anak-anak sejak perang dimulai".
Lihat Juga :