Bos Shin Bet Israel Yakin akan Berdirinya Negara Palestina

Selasa, 25 Maret 2025 - 17:45 WIB
loading...
Bos Shin Bet Israel...
Ronen Bar, kepala badan intelijen Israel yang dipecat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Foto/upi.com
A A A
TEL AVIV - Menteri Warisan Israel mengatakan Ronen Bar, kepala badan intelijen yang dipecat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, "percaya pada konsep yang menyimpang tentang berdirinya negara Palestina dan membahayakan Israel".

Dalam komentarnya kepada surat kabar Israel Maariv, Amichai Eliyahu mengatakan, “Bar akan dituntut jika ditemukan dia memang berkonspirasi melawan Netanyahu dan kepemimpinan terpilih."

Menteri tersebut meminta penyelidikan untuk memastikan apakah Bar "merusak demokrasi" dan “apakah dia tahu sesuatu akan terjadi pada 7 Oktober dan tidak memberi tahu Netanyahu."

Mahkamah Agung telah menangguhkan keputusan pemerintah memecat kepala Shin Bet.

Pemecatan Bar telah memicu protes antipemerintah massal dengan banyak kritikus Netanyahu yang menyatakan pemecatan Bar dimotivasi keinginan menghentikan penyelidikan atas peristiwa yang mengarah pada serangan yang dipimpin Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober 2023.

Sementara itu, perluasan permukiman ilegal di Tepi Barat dan pengusiran penduduk Palestina telah menjadi "bagian utama dari kebijakan negara Israel", menurut seorang analis.

"Idenya adalah membuat gagasan negara Palestina sepenuhnya mustahil," ungkap Mohamad Elmasry, dosen di Institut Studi Pascasarjana Doha, mengatakan kepada Al Jazeera.

Dia menjelaskan, “Lebih dari 200 permukiman ilegal dan pos terdepan yang menampung sekitar 800.000 pemukim adalah semuanya bagian dari rencana."

"Tidak ada warga Palestina di Tepi Barat yang benar-benar aman," papar Elmasry.

Penahanan Hamdan Ballal, pembuat film Palestina yang menyutradarai film dokumenter pemenang Oscar, No Other Land, menunjukkan bahkan ketenaran tidak dapat memberikan rasa aman.

“Faktanya, ketenaran semacam itu mungkin akan memancing kemarahan beberapa pemukim yang telah menjadi berani selama 18 bulan terakhir,” imbuh Elmasry.

Baca juga: Pasukan Israel Kepung 50.000 Warga Palestina di Rafah, Pengungsi yang Terluka Berdarah hingga Tewas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved