7 Persen Penduduk Gaza Tewas dan Terluka Akibat Serangan Israel sejak Oktober 2023

Senin, 24 Maret 2025 - 21:50 WIB
loading...
7 Persen Penduduk Gaza...
Tujuh persen Gaza tewas dan terluka akibat serangan Israel. Foto/Xinhua
A A A
GAZA - Sekitar tujuh persen dari populasi Gaza yang berjumlah 2,3 juta warga Palestina telah tewas atau terluka akibat serangan genosida Israel di daerah kantong itu sejak Oktober 2023, Kementerian Kesehatan diumumkan kemarin.

Munir al-Bursh, direktur jenderal kementerian, menyatakan: "Sekitar tujuh persen penduduk Gaza telah menjadi korban genosida, baik melalui kematian maupun cedera."

Ia menambahkan bahwa lebih dari 25.000 orang yang terluka memerlukan perawatan dan rehabilitasi jangka panjang, seraya mencatat bahwa kasus amputasi telah mencapai sekitar 4.700, termasuk 850 anak-anak.

Al-Bursh memperingatkan tentang memburuknya situasi lebih lanjut karena "blokade total yang diberlakukan oleh pasukan Israel, yang memengaruhi perawatan kesehatan dan bantuan kemanusiaan."

Ia menekankan bahwa rumah sakit tidak mampu menangani sejumlah besar korban karena mereka kekurangan pasokan dan peralatan medis penting, terutama karena serangan Israel terus meningkat.

Sejak 2 Maret, Israel telah menutup penyeberangan perbatasan Gaza untuk bantuan kemanusiaan, medis, dan pertolongan, serta barang-barang komersial, yang memperburuk krisis kemanusiaan di Jalur Gaza.

Israel juga telah melarang masuknya bahan bakar yang digunakan untuk mengoperasikan generator yang menyediakan listrik untuk unit gawat darurat di rumah sakit.

Kantor Media Pemerintah telah berulang kali memperingatkan bahwa penutupan perlintasan perbatasan akan membahayakan rumah sakit yang sudah hancur. Minggu lalu, diumumkan bahwa Gaza telah memasuki tahap pertama kelaparan.

Baca Juga: Gencatan Senjata Versi Trump Jadi Pertaruhan Besar Putin

Sementara itu, Mesir membuat usulan baru minggu lalu yang bertujuan memulihkan kesepakatan gencatan senjata Gaza, sumber keamanan mengatakan kepada Reuters hari ini.

Usulan tersebut menyarankan Hamas membebaskan lima tawanan Israel setiap minggu, sementara Israel akan mulai menerapkan fase kedua kesepakatan gencatan senjata setelah minggu pertama.

Laporan mengungkapkan bahwa Hamas telah menyetujui persyaratan tersebut, sementara tanggapan Israel masih belum diketahui.

Israel meluncurkan serangan udara mendadak ke Gaza pada hari Selasa, menewaskan lebih dari 400 warga Palestina pada hari itu – menjadikannya hari paling mematikan sejak negara pendudukan itu melancarkan pemboman genosida di daerah kantong itu pada Oktober 2023. Langkah itu menghancurkan gencatan senjata dan perjanjian pertukaran tahanan yang berlaku pada bulan Januari.

Lebih dari 50.000 warga Palestina telah tewas, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 113.200 orang terluka dalam serangan militer Israel yang brutal di Gaza sejak Oktober 2023.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Wakil Gubernur Makkah...
Wakil Gubernur Makkah Pimpin Pencucian Ka'bah, Begini Urutan Prosesinya
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming ‘Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya’, Nuca Adakan '[LAGI] Sama Nuca’
Berita Terkini
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Infografis
Daftar Jenderal Israel...
Daftar Jenderal Israel yang Tewas sejak Perang Meletus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved