China Bantah kalau Mantan Presiden Filipina Duterte Minta Suaka

Senin, 24 Maret 2025 - 20:42 WIB
loading...
China Bantah kalau Mantan...
China membantah kalau mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte meminta suaka. Foto/Xinhua/Rouelle Umali
A A A
MANILA - China membantah laporan bahwa mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah meminta suaka dari Beijing sebelum ditangkap oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) tetapi diduga ditolak.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun mengatakan: "Pemerintah China tidak pernah menerima permohonan suaka dari dia (Duterte) dan keluarganya."

Guo menambahkan bahwa Kantor Komisioner Kementerian Luar Negeri di Hong Kong dan Filipina telah menanggapi kunjungan Duterte ke Hong Kong, yang merupakan liburan pribadi.

Klarifikasi tersebut muncul di tengah kekhawatiran yang disampaikan oleh putri Duterte dan Wakil Presiden Sarah Duterte bahwa ayahnya dapat dibunuh jika ia kembali ke rumah.

Namun, kantor kepresidenan Filipina menepis kekhawatirannya sebagai "tidak berdasar."

Duterte diadili di ICC atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan selama apa yang disebut perang melawan narkoba. Ia membantah tuduhan tersebut. Ia ditahan awal bulan ini ketika ia kembali dari Hong Kong. Ia segera dibawa ke Den Haag untuk diadili.

Baca Juga: Gencatan Senjata Versi Trump Jadi Pertaruhan Besar Putin

Sebelumnya, mantan juru bicara kepresidenan Harry Roque mengatakan bahwa “tidak mungkin” bagi mantan Presiden Rodrigo Duterte untuk mencari suaka di China dan Hong Kong.

Roque mencatat bahwa China tidak menerapkan Konvensi tentang Hak Pengungsi dan Pencari Suaka tahun 1951.

“Tidak mungkin bagi Duterte untuk mengajukan permohonan di sana karena tidak ada mekanisme untuk mengajukan suaka di China dan Hong Kong,” kata Roque dalam sebuah unggahan Facebook dalam bahasa Filipina, dilansir Inquirer.

Roque berkomentar ketika GMA News melaporkan bahwa Duterte mencoba mencari suaka sebelum ia ditangkap oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Wakil Presiden Sara Duterte sebelumnya membantah bahwa Duterte mencari suaka ke China.

Duterte ditangkap di Bandara Internasional Ninoy Aquino pada hari Selasa, 11 Maret dan sejak itu ditahan di ICC.

Perang narkoba yang terjadi selama masa jabatan presiden Duterte telah merenggut sedikitnya 6.000 nyawa, menurut data resmi pemerintah.

Namun, pengawas hak asasi manusia dan jaksa ICC memperkirakan jumlah korban tewas antara 12.000 dan 30.000 dari tahun 2016 hingga 2019, karena mereka mencatat bahwa banyak dari insiden ini merupakan pembunuhan di luar hukum.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved