Tepat di Bulan Ramadan, Jumlah Korban Tewas di Gaza Capai 50.021 Orang

Minggu, 23 Maret 2025 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Gencatan Senjata Versi Trump Jadi Pertaruhan Besar Putin

Hamas menyebut serangan terbaru itu sebagai "pelanggaran baru dan berbahaya" terhadap perjanjian gencatan senjata. Kelompok militan itu mengatakan berkomitmen pada perjanjian gencatan senjata yang ditandatanganinya dengan Israel pada bulan Januari, tetapi pada hari Kamis menembakkan roket pertamanya ke Israel sejak gencatan senjata runtuh.

Warga Gaza hanya punya sedikit harapan bahwa pembunuhan akan melambat karena pejabat Israel memperingatkan bahwa apa yang akan terjadi akan jauh lebih buruk.

Menteri Pertahanan Israel Katz minggu ini memperingatkan Hamas bahwa Israel akan mempertahankan kehadiran permanen di beberapa bagian Gaza kecuali para sandera di Gaza dibebaskan.

Katz mengatakan pada hari Jumat bahwa dia telah menginstruksikan militer Israel "untuk merebut wilayah tambahan di Gaza, sambil mengevakuasi penduduk, dan untuk memperluas zona keamanan di sekitar Gaza untuk melindungi masyarakat Israel dan tentara IDF melalui pemeliharaan permanen wilayah tersebut oleh Israel.

"Segera setelah kampanye baru dimulai, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkata: "Saya ingin meyakinkan Anda: Ini baru permulaan."

Hampir seluruh penduduk Gaza yang berjumlah lebih dari 2 juta orang telah mengungsi dari rumah mereka. Sistem perawatan kesehatan di daerah kantong itu telah rusak parah, dengan rumah sakit sering menjadi pusat pertempuran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Ragam Tradisi Menyambut...
Ragam Tradisi Menyambut Bulan Ramadan di Berbagai Daerah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved