Siapa Ekrem Imamoglu? Wali Kota Istanbul Jadi Satu-satunya Capres yang Menggoyang Kekuasaan Erdogan

Minggu, 23 Maret 2025 - 14:36 WIB
loading...
A A A
"Tepat saat Imamoglu akan dilantik sebagai kandidat presiden CHP ... Erdogan memutuskan untuk membunuhnya sejak awal," katanya.

Sehari sebelum penangkapannya, Universitas Istanbul membatalkan ijazah Imamoglu, dengan alasan dugaan penyimpangan dalam pemindahannya tahun 1990 dari universitas swasta di Siprus utara ke Fakultas Administrasi Bisnis.

Keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini secara efektif mendiskualifikasi politisi tersebut dari pencalonan presiden. Berdasarkan hukum Turki, hanya lulusan universitas yang dapat menduduki jabatan presiden. Imamoglu mengatakan bahwa ia akan mengajukan banding atas keputusan tersebut secara hukum.

3. Berulang Kali Hadapi Gugatan Hukum

Bahkan sebelum penangkapannya, Imamoglu menghadapi serangkaian gugatan hukum, termasuk tuduhan mencoba memengaruhi ahli hukum yang menyelidiki kotamadya yang dipimpin oposisi dan diduga mengancam jaksa penuntut. Kasus-kasus tersebut dapat mengakibatkan hukuman penjara dan larangan politik.

Pada tahun 2022, ia dihukum karena menghina anggota Dewan Pemilihan Umum Tertinggi Turki menyusul pembatalan pemilihan wali kota tahun 2019 dan dijatuhi hukuman lebih dari dua tahun penjara. Ia mengajukan banding atas hukumannya, yang juga dapat melarangnya memegang jabatan publik, dan tetap bebas selama proses yang sedang berlangsung.

4. Masih Tetap Berani Mengkritik Erdogan

Beberapa bulan terakhir di Turki telah terjadi gelombang penangkapan dan tindakan keras yang menargetkan tokoh politik dan aktivis, termasuk jurnalis dan wali kota terpilih yang telah dicopot dari jabatannya dan digantikan dengan pejabat yang ditunjuk pemerintah.

Dua pemimpin bisnis ditahan sebentar dan sekarang menghadapi tuntutan karena mengkritik kebijakan pemerintah. Seorang manajer bakat yang mewakili beberapa aktor Turki ditangkap pada bulan Januari dan didakwa berupaya menggulingkan pemerintah atas dugaan keterlibatannya dalam protes antipemerintah pada tahun 2013.

Umit Ozdag, pemimpin partai sayap kanan kecil dan kritikus Erdogan yang blak-blakan juga ditangkap pada bulan Januari atas tuduhan menghasut kebencian dan permusuhan, melalui serangkaian unggahan antipengungsi di media sosial.

Di antara tahanan terkenal lainnya adalah Selahattin Demirtas, mantan pemimpin populer partai politik pro-Kurdi Turki yang ditangkap pada tahun 2016 atas tuduhan terkait terorisme dan Osman Kavala, seorang pengusaha dan aktivis hak asasi manusia yang dipenjara pada tahun 2017 karena diduga berupaya menggulingkan pemerintah. Penahanan mereka yang terus berlanjut meskipun ada keputusan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa yang mendukung pembebasan mereka telah menuai kecaman internasional.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Gempur Yordania, Iran...
Gempur Yordania, Iran Klaim Hancurkan Beberapa Drone MQ-9 dan Hanggar Jet Tempur AS
Rekomendasi
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Berita Terkini
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved