Israel akan Caplok Sebagian Wilayah Gaza hingga Tawanan Dibebaskan

Minggu, 23 Maret 2025 - 09:01 WIB
loading...
Israel akan Caplok Sebagian...
Pasukan Israel terlihat di dekat perbatasan selatan Israel dengan Gaza, pada 20 Maret 2025. Foto/JINI/Xinhua
A A A
TEL AVIV - Menteri pertahanan Israel, Israel Katz, memperingatkan Hamas, militer akan secara permanen merebut dan mencaplok wilayah di Gaza jika tawanan tidak dibebaskan.

Israel Katz mengumumkan militer juga akan memperluas zona penyangga yang telah ditetapkan rezim apartheid Zionis di sepanjang perbatasan Jalur Gaza dengan Israel.

"Semakin Hamas bersikeras menolak membebaskan sandera, semakin banyak wilayah yang akan hilang, yang akan dianeksasi ke Israel," tegas dia.

"Saya telah memerintahkan IDF (militer) untuk memperluas manuver, menguasai lebih banyak wilayah dan mempertahankannya secara permanen untuk melindungi masyarakat dan tentara Israel," papar dia.

Aneksasi wilayah yang diduduki adalah ilegal menurut hukum internasional.

Militer Israel telah memulai invasi darat ke wilayah-wilayah di Gaza, bergerak ke Beit Lahiya di utara serta Koridor Netzarim yang membelah daerah kantong Palestina tersebut.

Sementara itu, serangan udara telah melanda Gaza untuk hari ketiga.

Lebih dari 500 warga Palestina, termasuk lebih dari 200 anak-anak, telah tewas dan lebih dari 900 orang lainnya terluka sejak perang Israel di Gaza dimulai kembali pada Selasa dini hari.

Israel mengatakan tidak akan lagi mengizinkan warga Palestina memasuki Gaza utara dari selatan, memerintahkan penduduk menjauh dari Jalan Salahuddin yang membentang di daerah kantong itu dan menggunakan jalan pesisir sebagai gantinya.

Lebih dari 49.000 warga Palestina telah tewas akibat perang Israel di Gaza, dan 14.000 orang lainnya hilang dan diduga tewas, menurut pejabat pertahanan sipil Gaza.

Tindakan Israel di daerah kantong Palestina yang terkepung itu telah menyebabkan tuduhan genosida oleh badan-badan PBB terkemuka dan organisasi-organisasi hak asasi manusia.

Saat ini Israel sedang diadili di Mahkamah Internasional, dituduh melanggar Konvensi Genosida.

Baca juga: Israel Gelar Serangan Baru ke Lebanon, Dunia Kutuk Zionis
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved