6 Hal Bikin Penasaran dari F-47 Amerika, Pengganti Jet Tempur Siluman F-22 Raptor
Sabtu, 22 Maret 2025 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
Mengenai pesawat tempur baru, Trump mengatakan dia berharap pesawat itu tidak akan pernah digunakan untuk perang. “Tetapi Anda harus memilikinya,” imbuh dia.
“Dan jika itu terjadi, mereka tidak akan tahu apa yang akan menimpa mereka,” paparnya.
Baik Presiden Trump maupun Jenderal Allvin tidak memberikan perincian apa pun mengenai persenjataan F-47. Namun, semua pesawat tempur siluman yang telah digunakan Departemen Pertahanan Amerika memiliki fitur serupa: agar tidak terlalu terlihat oleh radar, pesawat tersebut dirancang untuk membawa rudal atau bom di kompartemen internal.
Untuk F-22 Raptor, yang dirancang menjelang akhir Perang Dingin hanya untuk menembak jatuh jet Soviet, hal tersebut telah membatasi jumlah rudal udara-ke-udara yang dapat dibawanya.
Angkatan Udara AS kemudian merancang bom berdiameter kecil dengan berat 250 pon yang dapat dimasukkan ke dalam Raptor, sehingga memungkinkannya untuk menyerang target di darat.
F-35 Lightning III dapat membawa beberapa rudal dan bom secara internal di bawah setiap sayap, tetapi juga dapat membawanya secara eksternal jika kemampuan siluman maksimum tidak diperlukan untuk misi tersebut.
Namun, pesawat pengebom B-2 dapat membawa bom seberat 40.000 pon secara internal. Angkatan Udara belum mengatakan berapa banyak bom yang akan dibawa oleh penggantinya, B-21 Raider siluman.
Itu tidak jelas. Di Oval Office pada hari Jumat, gambar yang diberi tanda "F-47" dipajang di dudukan di kedua sisi meja Trump.
Di sebelah kanan presiden, sebuah foto memperlihatkan pesawat di darat di bawah bendera AS yang besar, dengan hidung berbentuk segitiga dan pipih di atas roda pendaratan depannya.
Kokpitnya berwarna hitam seperti cermin, dan sayapnya tampak sedikit terbalik. Bagian pesawat lainnya tertutup oleh kegelapan di atas dan asap sinematik di bawah.
Gambar di sebelah kiri Trump tampak seperti gambaran seorang seniman yang menggambarkan sebuah F-47 yang muncul dari awan.
“Dan jika itu terjadi, mereka tidak akan tahu apa yang akan menimpa mereka,” paparnya.
5. Senjata Apa Saja yang Akan Dibawa F-47?
Baik Presiden Trump maupun Jenderal Allvin tidak memberikan perincian apa pun mengenai persenjataan F-47. Namun, semua pesawat tempur siluman yang telah digunakan Departemen Pertahanan Amerika memiliki fitur serupa: agar tidak terlalu terlihat oleh radar, pesawat tersebut dirancang untuk membawa rudal atau bom di kompartemen internal.
Untuk F-22 Raptor, yang dirancang menjelang akhir Perang Dingin hanya untuk menembak jatuh jet Soviet, hal tersebut telah membatasi jumlah rudal udara-ke-udara yang dapat dibawanya.
Angkatan Udara AS kemudian merancang bom berdiameter kecil dengan berat 250 pon yang dapat dimasukkan ke dalam Raptor, sehingga memungkinkannya untuk menyerang target di darat.
F-35 Lightning III dapat membawa beberapa rudal dan bom secara internal di bawah setiap sayap, tetapi juga dapat membawanya secara eksternal jika kemampuan siluman maksimum tidak diperlukan untuk misi tersebut.
Namun, pesawat pengebom B-2 dapat membawa bom seberat 40.000 pon secara internal. Angkatan Udara belum mengatakan berapa banyak bom yang akan dibawa oleh penggantinya, B-21 Raider siluman.
6. Seperti Apa Rupa F-47?
Itu tidak jelas. Di Oval Office pada hari Jumat, gambar yang diberi tanda "F-47" dipajang di dudukan di kedua sisi meja Trump.
Di sebelah kanan presiden, sebuah foto memperlihatkan pesawat di darat di bawah bendera AS yang besar, dengan hidung berbentuk segitiga dan pipih di atas roda pendaratan depannya.
Kokpitnya berwarna hitam seperti cermin, dan sayapnya tampak sedikit terbalik. Bagian pesawat lainnya tertutup oleh kegelapan di atas dan asap sinematik di bawah.
Gambar di sebelah kiri Trump tampak seperti gambaran seorang seniman yang menggambarkan sebuah F-47 yang muncul dari awan.
(mas)
Lihat Juga :