Trump Surati Iran, Beri Ultimatum 2 Bulan untuk Kesepakatan Nuklir Baru
Kamis, 20 Maret 2025 - 19:44 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2018, Trump secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran 2015 dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran.
Meskipun mematuhi perjanjian tersebut selama lebih dari setahun setelah penarikan AS, Iran secara bertahap mengurangi komitmennya, dengan alasan kegagalan penandatangan kesepakatan yang tersisa untuk melindungi kepentingannya.
Pemerintahan Trump telah mengisyaratkan kembalinya strategi "tekanan maksimum", dengan fokus pada sanksi ketat untuk mengekang program rudal balistik dan nuklir Iran.
Trump menuntut Iran menghentikan dukungan untuk Houthi Yaman, dan bersumpah "menghancurkan" kelompok tersebut.
Baca juga: Israel Gelar Operasi Darat Terbatas di Gaza Tengah, Maju di Netzarim
Meskipun mematuhi perjanjian tersebut selama lebih dari setahun setelah penarikan AS, Iran secara bertahap mengurangi komitmennya, dengan alasan kegagalan penandatangan kesepakatan yang tersisa untuk melindungi kepentingannya.
Pemerintahan Trump telah mengisyaratkan kembalinya strategi "tekanan maksimum", dengan fokus pada sanksi ketat untuk mengekang program rudal balistik dan nuklir Iran.
Trump menuntut Iran menghentikan dukungan untuk Houthi Yaman, dan bersumpah "menghancurkan" kelompok tersebut.
Baca juga: Israel Gelar Operasi Darat Terbatas di Gaza Tengah, Maju di Netzarim
(sya)
Lihat Juga :