4 Tempat di Gaza yang Dibom Israel di Bulan Maret 2025, Salah Satunya Kamp Pengungsi Jabalia
Kamis, 20 Maret 2025 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
Terjemahan: Ayman dan Bisan adalah martir, bersama Tuhan. Ya Tuhan berikan kami kekuatan, Tuhan berikan kekuatan kepadamu saudariku, Soad, semoga dia memberimu kekuatan dan kesabaran.
Sebuah video dari Khan Younis, yang diverifikasi oleh kantor pemeriksa fakta Al Jazeera, Sanad, memperlihatkan seorang wanita Palestina menangis tersedu-sedu saat mengucapkan selamat tinggal kepada anak-anak dan suaminya.
“Anak-anak saya meninggal karena kelaparan, saya bersumpah kepada Tuhan mereka tidak menemukan makanan untuk sahur, putri saya meninggal karena berpuasa tanpa sahur,” kata wanita itu, merujuk pada makanan yang disantap sebelum fajar selama bulan suci Ramadan.
Kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dia berkata, "Saya seorang ibu dengan hati yang membara, semoga Tuhan membakar hatimu untuk anak-anakmu".
Rekaman mengerikan yang diverifikasi oleh Al Jazeera menunjukkan bangunan yang hancur, kawah besar yang ditinggalkan oleh bom, dan bagian-bagian tubuh ditemukan terlempar ke pohon.
Jabalia dan kamp pengungsiannya telah menjadi sasaran beberapa serangan Israel yang paling merusak sejak dimulainya perang di Gaza pada 7 Oktober 2023.
Dalam minggu-minggu sebelum penerapan gencatan senjata dengan Hamas pada 19 Januari yang kini telah digagalkan lagi oleh Israel, sebagian besar Jabalia hancur.
Militer Israel telah menewaskan sedikitnya 48.577 warga Palestina dan melukai 112.041 lainnya sejak dimulainya perang. Ribuan lainnya hilang atau tertimbun reruntuhan dan diduga tewas, sehingga jumlah totalnya menjadi lebih dari 61.000 orang tewas.
Sebuah video dari Khan Younis, yang diverifikasi oleh kantor pemeriksa fakta Al Jazeera, Sanad, memperlihatkan seorang wanita Palestina menangis tersedu-sedu saat mengucapkan selamat tinggal kepada anak-anak dan suaminya.
“Anak-anak saya meninggal karena kelaparan, saya bersumpah kepada Tuhan mereka tidak menemukan makanan untuk sahur, putri saya meninggal karena berpuasa tanpa sahur,” kata wanita itu, merujuk pada makanan yang disantap sebelum fajar selama bulan suci Ramadan.
Kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dia berkata, "Saya seorang ibu dengan hati yang membara, semoga Tuhan membakar hatimu untuk anak-anakmu".
4. Jabalia
Di Jabalia di utara, keluarga terpaksa mencari selama berjam-jam untuk menemukan jenazah orang yang dicintai yang terbunuh secara brutal akibat dampak dahsyat bom Israel.Rekaman mengerikan yang diverifikasi oleh Al Jazeera menunjukkan bangunan yang hancur, kawah besar yang ditinggalkan oleh bom, dan bagian-bagian tubuh ditemukan terlempar ke pohon.
Jabalia dan kamp pengungsiannya telah menjadi sasaran beberapa serangan Israel yang paling merusak sejak dimulainya perang di Gaza pada 7 Oktober 2023.
Dalam minggu-minggu sebelum penerapan gencatan senjata dengan Hamas pada 19 Januari yang kini telah digagalkan lagi oleh Israel, sebagian besar Jabalia hancur.
Militer Israel telah menewaskan sedikitnya 48.577 warga Palestina dan melukai 112.041 lainnya sejak dimulainya perang. Ribuan lainnya hilang atau tertimbun reruntuhan dan diduga tewas, sehingga jumlah totalnya menjadi lebih dari 61.000 orang tewas.
(ahm)
Lihat Juga :