Efisiensi, Trump Cabut Perlindungan Secret Service AS untuk Anak-anak Biden
Selasa, 18 Maret 2025 - 09:19 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintahannya sebelumnya mencabut izin keamanan mantan presiden Biden dan puluhan mantan pejabat, serta semua karyawan di beberapa firma hukum yang terkait dengan lawan Demokrat-nya.
Trump juga telah mencabut rincian keamanan dari mantan menteri luar negeri Mike Pompeo, mantan penasihat keamanan nasional John Bolton dan Anthony Fauci, yang memimpin perjuangan negara melawan Covid-19.
Gedung Putih telah membenarkan keputusan Trump dengan mengatakan ada orang-orang yang tidak berhak atas perlindungan dan izin keamanan seumur hidup.
"Orang-orang yang Anda sebutkan cukup kaya, saya mengerti, jadi mereka bisa mendapatkan keamanan pribadi mereka sendiri jika mereka mau," kata sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt.
Setelah masa jabatan pertamanya dari tahun 2017 hingga 2021, Trump mengeluarkan perintah yang memberikan perpanjangan perlindungan Secret Service selama enam bulan kepada keempat anaknya yang sudah dewasa dan tiga pejabat senior pemerintahan.
Tindakan tersebut merugikan pembayar pajak sebesar USD1,7 juta, menurut laporan The Washington Post, mengutip analisis catatan pengeluaran.
Trump juga telah mencabut rincian keamanan dari mantan menteri luar negeri Mike Pompeo, mantan penasihat keamanan nasional John Bolton dan Anthony Fauci, yang memimpin perjuangan negara melawan Covid-19.
Gedung Putih telah membenarkan keputusan Trump dengan mengatakan ada orang-orang yang tidak berhak atas perlindungan dan izin keamanan seumur hidup.
"Orang-orang yang Anda sebutkan cukup kaya, saya mengerti, jadi mereka bisa mendapatkan keamanan pribadi mereka sendiri jika mereka mau," kata sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt.
Setelah masa jabatan pertamanya dari tahun 2017 hingga 2021, Trump mengeluarkan perintah yang memberikan perpanjangan perlindungan Secret Service selama enam bulan kepada keempat anaknya yang sudah dewasa dan tiga pejabat senior pemerintahan.
Tindakan tersebut merugikan pembayar pajak sebesar USD1,7 juta, menurut laporan The Washington Post, mengutip analisis catatan pengeluaran.
(mas)
Lihat Juga :