AS Usir Duta Besar Afrika Selatan, Ada Apa Gerangan?

Sabtu, 15 Maret 2025 - 19:04 WIB
loading...
A A A
Perpecahan diplomatik terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Pretoria. Trump baru-baru ini menandatangani perintah eksekutif yang memotong bantuan ke Afrika Selatan, dengan mengutip undang-undang perampasan tanah yang kontroversial yang menurutnya mendiskriminasi warga kulit putih Afrika Selatan.

Baca Juga: Proposal Mesir untuk Gaza 2030 Persatukan Negara-negara Arab

Pemerintah Afrika Selatan menyatakan bahwa undang-undang tersebut bertujuan untuk mengatasi kesenjangan historis, karena petani kulit putih masih memiliki sebagian besar lahan pertanian meskipun hanya sekitar 7% dari populasi. Pemerintah telah menetapkan target untuk mengalihkan 30% lahan pertanian kepada petani kulit hitam pada tahun 2030.

Pengusiran Rasool merupakan langkah yang tidak biasa dalam hubungan diplomatik, meskipun diplomat berpangkat rendah telah menjadi sasaran tindakan serupa di masa lalu.

Terakhir kali AS menyatakan duta besar asingnya sebagai persona non grata adalah pada tahun 2008, ketika AS mengusir duta besar Bolivia sebagai balasan setelah Bolivia menuduh utusan AS Philip Goldberg mencampuri urusan dalam negerinya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Brutal, Pasukan Israel...
Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas
Rekomendasi
Beasiswa LPDP 2026:...
Beasiswa LPDP 2026: Cara Memilih Perguruan Tinggi di Luar Daftar Tujuan LPDP
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
Berita Terkini
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved