7 Fakta Donald Trump Memecat Tentara Transgender AS, dari 12.000 Prajurit LGBT hingga Bumerang Kepalsuan

Kamis, 13 Maret 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Pimpinan dari keempat angkatan militer memberi tahu anggota Kongres pada tahun 2018 bahwa mereka melihat sedikit masalah saat pasukan transgender mulai bertugas secara terbuka.

Pimpinan Angkatan Laut saat itu, Laksamana John Richardson, mengatakan Angkatan Laut menangani masalah tersebut dengan cara yang sama seperti menangani integrasi pelaut wanita di kapal selam.

Dan komandan Marinir saat itu, Jenderal Robert Neller, mengatakan tidak ada masalah kekompakan atau disiplin unit. Satu-satunya kekhawatirannya, katanya kepada komite Senat, adalah bahwa beberapa komandan mengatakan mereka harus menghabiskan "banyak waktu" dengan orang-orang transgender saat mereka menjalani persyaratan medis yang melibatkan transisi mereka ke jenis kelamin yang mereka inginkan.

6. Tentara Transgender Bekerja Profesional

Sarah Klimm, seorang Marinir transgender yang bertugas selama 23 tahun, pensiun tepat saat larangan tersebut berakhir pada tahun 2016, jadi tidak pernah dapat bertugas secara terbuka.

"Anggota militer transgender yang ada di luar sana saat ini menjatuhkan bom, menarik pelatuk, memperbaiki semua sistem persenjataan," katanya pada hari Selasa. "Dan sekarang Anda ingin menjauhkan mereka."

Klimm, yang sekarang menjadi analis kebijakan untuk Minority Veterans of America, mengatakan bahwa ini adalah waktu yang sangat genting untuk memindahkan ribuan anggota angkatan karena perekrutan telah menjadi perjuangan.

7. Pernah Ada yang Jadi Pilot Tempur di Irak dan Afghanistan

Emily Shilling, yang telah secara terbuka menjadi transgender sejak 2019, saat ini menjabat sebagai komandan di Angkatan Laut dengan lebih dari 19 tahun masa tugas, termasuk sebagai pilot tempur yang menerbangkan 60 misi dalam perang Irak dan Afghanistan.

"Saya hanya ingin terus mengabdi kepada negara saya, menggunakan keterampilan yang diberikan negara ini kepada saya sebagai pilot dan pemimpin pesawat tempur," katanya, menekankan bahwa dia berbicara dalam kapasitas pribadinya.

"Selama hampir dua dekade, saya telah menjunjung standar keunggulan tertinggi, memimpin tim dalam pertempuran dan perdamaian. Yang saya minta hanyalah kesempatan untuk terus menggunakan pelatihan dan pengalaman saya untuk mengabdi kepada negara ini dengan kehormatan, keberanian, dan dedikasi."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Cleft Craniofacial Awareness...
Cleft Craniofacial Awareness Month 2026, RSCM Gelar Pemeriksaan Sumbing Gratis
Polda Metro Jaya Selidiki...
Polda Metro Jaya Selidiki Meninggalnya Sutrimo di Kebayoran Baru, Ada Apa?
VISION+ Rilis Teaser...
VISION+ Rilis Teaser Trailer My Chef in Crime, Saat Insting Memasak Jadi Kunci Kasus Kriminal
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved