Heboh, Jaksa Putar Video Wanita Telanjang dalam Sidang Eks Presiden Kolombia

Selasa, 11 Maret 2025 - 15:08 WIB
loading...
Heboh, Jaksa Putar Video...
Seorang jaksa tak sengaja memutar video wanita telanjang dalam sidang kasus suap mantan Presiden Kolombia Alvaro Uribe. Orang-orang di ruang sidang pun tertawa. Foto/New York Post
A A A
BOGOTA - Seorang jaksa secara tidak sengaja memutar video wanita telanjang selama persidangan kasus suap mantan Presiden Kolombia Alvaro Uribe pada hari Senin waktu setempat. Alhasil orang-orang di ruang sidang tertawa.

Video yang diputar itu sama sekali tidak terkait dengan kasus Uribe.

Jaksa Marlene Orjuela awalnya memutar video seorang kurcaci yang menari mengikuti alunan musik sambil membawa kaleng minuman keras. Tak lama kemudian, video wanita telanjang yang disempurnakan dengan artificial intelligence (AI) ditayangkan di layar.

Baca Juga: Kolombia Menyerah pada Donald Trump

Menyadari kesalahannya, Orjuela segera menghentikan video dan meminta maaf karena secara tidak sengaja memilih klip yang berbeda—alih-alih memutar dari serangkaian rekaman panggilan telepon yang terkait dengan kasus Uribe.

“Yang Mulia, saya minta maaf. Kami ingin menunjukkan semua yang telah [pengacara Diego Cadena] kirim, tetapi kami tidak menyangka hal ini akan terjadi,” kata Orjuela, yang dilansir New York Post.

“Kami memiliki 57 berkas yang terdiri dari video dan rekaman audio," imbuh rekan Orjuela, Luz Mireya Lopez.

Orjuela berusaha keras untuk tetap tenang saat hakim pengadilan dan pengacara korban mulai tertawa. "Maaf, Yang Mulia, tetapi, ya...hanya itu..."

Uribe tetap berwajah datar selama seluruh kejadian konyol itu.

Uribe telah didakwa dengan tuduhan manipulasi saksi dan penyuapan.

Mantan pemimpin berusia 71 tahun itu juga dituduh menawarkan uang tunai atau keuntungan lain kepada para saksi untuk melemahkan lawan politik yang menyelidiki hubungan keluarga mantan presiden dengan kelompok paramiliter sayap kanan.

Jika terbukti bersalah atas penyuapan dan penipuan prosedural, Uribe dapat dipenjara hingga 12 tahun, ditambah delapan tahun untuk penipuan prosedural.

Uribe telah membantah semua tuduhan terhadapnya dan menuduh kantor Jaksa Agung Kolombia melakukan "balas dendam politik".

Sidang berikutnya akan diadakan pada hari Selasa (11/3/2025).

Uribe menjabat sebagai Presiden Kolombia antara tahun 2002 dan 2010. Dikenal karena sikapnya yang keras terhadap serdadu sayap kiri Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC), Uribe masih merupakan tokoh terkemuka di sayap kanan Kolombia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Berkonflik dengan Presiden...
Berkonflik dengan Presiden Marcos Jr, Wapres Sara Duterte Terancam Dimakzulkan
Eks PM Thailand Thaksin...
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Dibebaskan dari Penjara, Korupsi tapi Dihukum Ringan
Korupsi, 2 Eks Menhan...
Korupsi, 2 Eks Menhan China Dijatuhi Hukuman Mati
Korupsi Militer China...
Korupsi Militer China Disorot, PLA Disebut Hadapi Masalah Internal Serius
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Heboh Bendera Saudi...
Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?
Rekomendasi
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Berita Terkini
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Infografis
Eks PM Israel Ehud Barak:...
Eks PM Israel Ehud Barak: Ini Perang Paling Gagal dalam Sejarah!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved