Rusia Usir 2 Diplomat Inggris karena Jadi Mata-mata, London Tak Terima
Selasa, 11 Maret 2025 - 11:20 WIB
loading...
A
A
A
"Ini bukan pertama kalinya Rusia membuat tuduhan jahat dan tidak berdasar terhadap staf kami," bunyi pernyataan tersebut.
Skandal intelijen selama seperempat abad kekuasaan Presiden Rusia Vladimir Putin telah membuat hubungan diplomatik antara Rusia dan Inggris menjadi tegang.
Pada tahun 2006, Inggris menuduh Moskow berada di balik pembunuhan mantan agen Rusia dan kritikus Kremlin Alexander Litvinenko dalam serangan racun di London.
Pada tahun 2018, Inggris dan sekutunya mengusir puluhan pejabat kedutaan Rusia yang mereka katakan sebagai mata-mata atas upaya peracunan mantan agen ganda, Sergei Skripal, dengan agen saraf era Soviet; Novichok.
Skandal intelijen selama seperempat abad kekuasaan Presiden Rusia Vladimir Putin telah membuat hubungan diplomatik antara Rusia dan Inggris menjadi tegang.
Pada tahun 2006, Inggris menuduh Moskow berada di balik pembunuhan mantan agen Rusia dan kritikus Kremlin Alexander Litvinenko dalam serangan racun di London.
Pada tahun 2018, Inggris dan sekutunya mengusir puluhan pejabat kedutaan Rusia yang mereka katakan sebagai mata-mata atas upaya peracunan mantan agen ganda, Sergei Skripal, dengan agen saraf era Soviet; Novichok.
(mas)
Lihat Juga :