Zelensky Minta Maaf atas Pertengkaran, tapi Trump Ingin...

Selasa, 11 Maret 2025 - 07:12 WIB
loading...
A A A
Zelensky terlibat dalam adu mulut dengan Trump dan Wakil Presiden AS JD Vance selama pertemuan yang menggelikan di Oval Office pada 28 Februari lalu. Presiden AS menuduh Zelensky tidak menghormatinya, tidak berterima kasih atas bantuan AS di masa lalu, enggan untuk mencari perdamaian dengan Rusia, dan bertaruh dengan Perang Dunia III.

Zelensky kemudian diminta meninggalkan Gedung Putih sebelum pembicaraan tertutup dimulai.

Skandal tersebut telah menunda kesepakatan yang diharapkan mengenai mineral tanah langka Ukraina, serta mendorong penangguhan bantuan militer AS ke Kyiv.

Meskipun pada akhirnya memilih untuk meminta maaf kepada Trump secara pribadi, Zelensky tetap menolak meminta maaf di depan umum, hanya menggambarkan insiden di Oval Office sebagai pertemuan yang menyesalkan yang tidak berjalan sesuai rencana.

Trump Ingin Zelensky Lengser


Sementara itu, NBC News melaporkan bahwa Trump secara pribadi telah menjelaskan kepada para pembantunya bahwa Zelensky harus lengser sebagai presiden Ukraina. Laporan itu mengutip sumber pemerintah AS.

Laporan tersebut muncul menjelang negosiasi antara pejabat senior AS dan kepala staf Zelensky di Jeddah, Arab Saudi, pada hari Selasa (11/3/2025).

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz dan utusan Timur Tengah Trump Steve Witkoff akan membahas resolusi perang tiga tahun Rusia-Ukraina dengan delegasi Ukraina yang dipimpin oleh Andriy Yermak.

Trump ingin melihat perubahan dalam sikap Zelensky terhadap perundingan damai, termasuk kesediaan untuk mengakui klaim atas wilayah yang dikuasai Rusia, menurut laporan NBC News.

Trump, menurut laporan tersebut, mengatakan bahwa Zelensky harus siap untuk menyelenggarakan pemilihan presiden dan mungkin mengundurkan diri sebagai pemimpin Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Data Direvisi, Jumlah...
Data Direvisi, Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran Tembus 600 Orang
Kebijakan Perang Iran...
Kebijakan Perang Iran Trump Tak Populer, Demokrat Berpotensi Kuasai DPR dan Senat AS
Rekomendasi
Anggota DPRD Jatim Ditahan...
Anggota DPRD Jatim Ditahan KPK, Diduga Beri Suap Rp1,5 Miliar demi Jatah Dana Hibah Rp83,4 Miliar
Catcrs Bangun Ekosistem...
Catcrs Bangun Ekosistem Layanan Aset Kripto yang Komprehensif, Ini yang Dilakukan
Mantan Dirut PGN Dituntut...
Mantan Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Jual Beli Gas
Berita Terkini
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Infografis
Trump Ingin Jadi Paus...
Trump Ingin Jadi Paus Berikutnya, Pimpin Gereja Katolik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved