Turis Israel Diperkosa Beramai-ramai di India, Ternyata Pemicunya Urusan Sepele

Senin, 10 Maret 2025 - 21:07 WIB
loading...
A A A
Namun, sejak berita serangan itu, sebagian besar pengunjung telah membatalkan pemesanan atau pergi.

"Hampir 90% wisatawan, yang sebagian besar adalah warga Israel, telah meninggalkan rumah singgah dan meninggalkan daerah itu setelah Kamis," kata Syed Ismael, seorang pemandu wisata, kepada BBC Hindi.

Tuan Ismael menambahkan bahwa mereka yang menginap telah disarankan untuk pindah dalam kelompok dan menghindari bepergian terlalu jauh.

Beberapa mengatakan mereka harus membuat perubahan pada rencana mereka di menit-menit terakhir.

"Insiden itu benar-benar menakutkan dan kami khawatir tentang keselamatan kami. Kami berencana untuk tinggal di sini hingga [festival Hindu] Holi, tetapi sekarang kami akan menuju negara bagian Rajasthan," kata Talia Zilber, seorang turis Israel berusia 21 tahun, kepada surat kabar The Indian Express. Zilber meninggalkan wisma tamu tempat ia menginap bersama lima temannya pada hari Minggu.

Menteri negara Shivaraj Tangadagi juga telah memperingatkan orang-orang agar tidak bepergian larut malam di daerah tersebut.

Menurut kesaksian seorang penyintas, kelompok itu sedang mengamati bintang di dekat sebuah kuil ketika tiga pria datang dengan sepeda motor dan bertanya di mana mereka bisa mendapatkan bensin.

Mereka memberi mereka petunjuk arah tetapi para pria itu kemudian meminta 100 rupee (USD1,15; £0,90) dari mereka.

Kelompok itu awalnya menolak karena mereka tidak mengenal para pria itu, tetapi seorang turis pria akhirnya memberi mereka 20 rupee.

Para pria itu kemudian mulai berdebat dengan para turis yang berujung pada konfrontasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved