Benarkah Hizbullah Terlibat Memprovokasi Konflik Berdarah Terbaru di Suriah?
Minggu, 09 Maret 2025 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: NATO Terancam Bubar, Eropa Bangun Koalisi Baru
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan lebih dari 1.000 orang tewas dalam dua hari pertempuran di provinsi Tartus dan Latakia. Angka tersebut mencakup 745 warga sipil, yang sebagian besar tewas akibat eksekusi, selain 125 militan HTS dan 148 anggota kelompok oposisi, tambah pemantau yang bermarkas di Inggris tersebut.
Kelompok pemantau lainnya, Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR) mengatakan HTS melakukan "eksekusi lapangan yang meluas" terhadap pemuda dan pria dewasa "tanpa pembedaan yang jelas antara warga sipil dan lainnya."
Kekerasan itu meletus tiga bulan setelah militan HTS yang didukung asing mengumumkan jatuhnya pemerintahan Assad menyusul serangan cepat selama dua minggu.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan lebih dari 1.000 orang tewas dalam dua hari pertempuran di provinsi Tartus dan Latakia. Angka tersebut mencakup 745 warga sipil, yang sebagian besar tewas akibat eksekusi, selain 125 militan HTS dan 148 anggota kelompok oposisi, tambah pemantau yang bermarkas di Inggris tersebut.
Kelompok pemantau lainnya, Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR) mengatakan HTS melakukan "eksekusi lapangan yang meluas" terhadap pemuda dan pria dewasa "tanpa pembedaan yang jelas antara warga sipil dan lainnya."
Kekerasan itu meletus tiga bulan setelah militan HTS yang didukung asing mengumumkan jatuhnya pemerintahan Assad menyusul serangan cepat selama dua minggu.
(ahm)
Lihat Juga :