Apakah Donald Trump Mendukung Kripto?

Jum'at, 07 Maret 2025 - 15:45 WIB
loading...
A A A
Namun, penting untuk dicatat, meskipun pemerintah telah mengambil langkah ini, masih ada tantangan regulasi dan legislatif yang harus diatasi untuk sepenuhnya mengintegrasikan mata uang kripto ke dalam sistem keuangan tradisional.

Diskusi mengenai kerangka kebijakan yang jelas dan komprehensif terus berlangsung, dengan tujuan mendorong inovasi sambil memastikan stabilitas dan keamanan ekonomi.

Secara keseluruhan, meskipun Presiden Trump sebelumnya skeptis terhadap mata uang kripto, tindakan terbarunya menunjukkan dukungan yang lebih besar terhadap aset digital.

Langkah ini dapat membuka jalan bagi adopsi yang lebih luas dan integrasi mata uang kripto ke dalam ekonomi arus utama, asalkan tantangan regulasi dan legislatif dapat diatasi dengan efektif.

Perkembangan Terbaru: Nilai Bitcoin Anjlok


Perintah eksekutif Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membuat cadangan strategis Bitcoin dan persediaan aset digital lainnya gagal memberi kesan pada pasar kripto, dengan nilai Bitcoin anjlok setelah pengumuman tersebut.

Bitcoin turun sebanyak 6 persen setelah perintah Trump pada hari Kamis (6/3/2025), yang tidak menyertakan rencana pemerintah untuk secara aktif membeli Bitcoin.

Setelah turun hingga USD84.900, mata uang kripto tersebut diperdagangkan pada sekitar USD87.700 pada pukul 05:00 GMT.

Dalam pernyataan yang mengumumkan perintah tersebut, raja kripto Trump, David Sacks mengatakan "Cadangan Bitcoin Strategis" dan "Persediaan Aset Digital" akan dikapitalisasi dengan aset yang disita dalam proses pidana atau perdata.

"Ini berarti tidak akan membebani pembayar pajak sepeser pun," ujar Sacks di X.

Dia menjelaskan, "Diperkirakan pemerintah AS memiliki sekitar 200.000 Bitcoin; namun, belum pernah ada audit lengkap. E.O. (perintah eksekutif) mengarahkan akuntansi penuh atas kepemilikan aset digital pemerintah federal.”

Sacks mengatakan perintah tersebut juga meminta Sekretaris Keuangan dan Perdagangan untuk mengembangkan “strategi yang netral anggaran untuk memperoleh Bitcoin tambahan” asalkan tidak membebani pembayar pajak AS.

Perintah Trump muncul setelah dia berulang kali menandai rencana membuat persediaan atau cadangan mata uang kripto sebagai bagian dari janjinya untuk mengubah AS menjadi “ibu kota kripto di planet ini”.

Namun, beberapa penggemar kripto kurang terkesan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved