Pangeran Harry dan Meghan Buat Program Inspirasi

Jum'at, 04 September 2020 - 11:35 WIB
loading...
A A A
Menurut media Deadline, proyek yang sedang dalam pengembangan mencakup seri dokumenter alam inovatif dan serial animasi yang merayakan wanita yang menginspirasi. Pasangan kerajaan itu akan membuat program mereka untuk Netflix di bawah naungan rumah produksi yang belum diumumkan namanya. (Baca juga: Banyuwangi Bakal Jadi Pusat Wisata Bahari Kelas Dunia)

Pangeran Harry saat ini dapat ditonton di layanan streaming itu dalam acara Rising Phoenix, sebuah film dokumenter tentang pertandingan paralimpiade. Meghan sebelumnya bekerja sama dengan Disney untuk menarasikan Elephant, sebuah film dokumenter tentang spesies itu untuk Disneynature.

The New York Times melaporkan, Harry dan Meghan sedang berunding dengan beberapa perusahaan Hollywood, seperti Walt Disney Co dan Apple Inc. Variety juga melaporkan awal bulan lalu mereka telah bertemu dengan NBCUniversal.

Pengumuman terbaru ini mengikuti penerbitan Finding Freedom, sebuah buku tentang kehidupan pasangan itu di keluarga kerajaan baru-baru ini. Seorang juru bicara pasangan itu mengatakan, mereka tidak diwawancarai untuk buku tersebut, karena menggambarkan ketegangan meningkat antara Pangeran Harry dan Meghan dengan para anggota keluarga lainnya. (Lihat videonya: Kapal Induk dan Kapal Perang Asing Bernuansa Nama Nusantara)

Pada Juni lalu, pasangan itu juga menandatangani kesepakatan dengan Harry Walker Agency di New York, yang melayani sebagai agen ceramah dengan klien, seperti mantan Presiden AS Barack Obama dan Bill Clinton, serta Oprah Winfrey. Harry dan Meghan diperkirakan akan berbicara bersama atau sendiri-sendiri dengan berbagai isu termasuk keadilan rasial, kesetaraan gender, dan kesehatan mental. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Trailer Perumahan Laddaland...
Trailer Perumahan Laddaland Dirilis, Horor Paling Sedih Awi Suryadi
China Segera Terapkan...
China Segera Terapkan UU Etnis Kontroversial, Bisa Incar Aktivis di Luar Negeri
Ngeri! Iran Tutup Bab...
Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel
Rekomendasi
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Madam Halimah Yacob...
Madam Halimah Yacob Membuka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved