Anggota Oposisi Serbia Lempar Bom Asap dan Suar di dalam Gedung Parlemen
Rabu, 05 Maret 2025 - 07:43 WIB
loading...
Anggota parlemen oposisi Serbia melemparkan bom asap dan gas air mata di dalam gedung parlemen. Foto/aol
A
A
A
BEOGRAD - Anggota parlemen oposisi Serbia melemparkan bom asap dan gas air mata di dalam gedung parlemen untuk memprotes pemerintah dan mendukung para mahasiswa yang berdemonstrasi.
Akibatnya, seorang anggota parlemen menderita stroke selama kekacauan tersebut.
Saat sidang musim semi parlemen dibuka pada hari Selasa (4/3/2025), setelah koalisi yang berkuasa yang dipimpin Partai Progresif Serbia (SNS) menyetujui agenda tersebut, beberapa politisi oposisi berlari keluar dari tempat duduk mereka menuju ketua parlemen dan berkelahi dengan petugas keamanan.
Yang lainnya melemparkan granat asap dan gas air mata, dengan siaran langsung TV yang menayangkan asap hitam dan merah muda di dalam gedung parlemen.
Parlemen itu telah menjadi ajang perkelahian dan pelemparan air dalam beberapa dekade sejak diperkenalkannya demokrasi multipartai pada tahun 1990.
Ketua Parlemen Ana Brnabic mengatakan dua anggota parlemen terluka, dengan satu orang, Jasmina Obradovic dari partai SNS, menderita stroke dan dalam kondisi kritis. "Parlemen akan terus bekerja dan membela Serbia," tegas dia dalam sidang tersebut.
Akibatnya, seorang anggota parlemen menderita stroke selama kekacauan tersebut.
Saat sidang musim semi parlemen dibuka pada hari Selasa (4/3/2025), setelah koalisi yang berkuasa yang dipimpin Partai Progresif Serbia (SNS) menyetujui agenda tersebut, beberapa politisi oposisi berlari keluar dari tempat duduk mereka menuju ketua parlemen dan berkelahi dengan petugas keamanan.
Yang lainnya melemparkan granat asap dan gas air mata, dengan siaran langsung TV yang menayangkan asap hitam dan merah muda di dalam gedung parlemen.
Parlemen itu telah menjadi ajang perkelahian dan pelemparan air dalam beberapa dekade sejak diperkenalkannya demokrasi multipartai pada tahun 1990.
Ketua Parlemen Ana Brnabic mengatakan dua anggota parlemen terluka, dengan satu orang, Jasmina Obradovic dari partai SNS, menderita stroke dan dalam kondisi kritis. "Parlemen akan terus bekerja dan membela Serbia," tegas dia dalam sidang tersebut.
Lihat Juga :