Ukraina Kehilangan 19 dari 31 Tank Abrams AS, Jadi Target Empuk Rusia

Selasa, 04 Maret 2025 - 11:53 WIB
loading...
A A A
Washington mengirimkan tank Abrams pertama ke Kyiv pada September 2023.

Tak lama setelah pengerahan tersebut, Kementerian Pertahanan Rusia mulai merilis video tank-tank Abrams yang terbakar di medan perang, dengan setidaknya satu tank direbut dan dipamerkan pada bulan Agustus di pameran Army-2024 yang diadakan di Patriot Park, pinggiran Moskow.

Setelah mantan presiden AS Joe Biden menyetujui pengiriman ke Kyiv pada Januari 2023, sejumlah media AS menggambarkannya sebagai "pengubah permainan" menjelang serangan balik Ukraina terhadap pasukan Rusia.

Pada bulan September tahun yang sama, kepala mata-mata militer Ukraina, Kyrylo Budanov, mencatat bahwa tank-tank tersebut tidak akan bertahan lama di medan perang dan hanya boleh digunakan dalam operasi yang sangat spesifik dan dirancang dengan baik.

Pada bulan Desember 2024, mantan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengakui bahwa Abrams "tidak berguna" bagi Ukraina.

Bahkan sebelum Biden mengizinkan pengirimannya ke Ukraina, pejabat militer AS memperingatkan bahwa tank-tank Abrams akan terbukti tidak sesuai untuk kebutuhan Kyiv.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Perdana! Selandia Baru...
Perdana! Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung H5N1
Rekomendasi
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
Berita Terkini
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Infografis
Pewaris Kerajaan Inggris...
Pewaris Kerajaan Inggris Pangeran William Jadi Target Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved