Mengejutkan, Donald Trump Hendak Cabut Sanksi AS pada Rusia

Selasa, 04 Maret 2025 - 07:43 WIB
loading...
A A A
Gedung Putih, Departemen Luar Negeri, Departemen Keuangan, dan Kedutaan Rusia di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar atas masalaha ini.

Kremlin pada tahun lalu menggambarkan hubungan kedua negara sebagai "di bawah nol" di bawah pemerintahan Joe Biden, seorang politisi Partai Demokrat yang mendukung Ukraina dengan bantuan dan senjata serta menjatuhkan sanksi keras kepada Rusia sebagai hukuman atas invasinya pada tahun 2022.

Namun Trump, yang telah berjanji untuk segera mengakhiri perang, telah mengubah kebijakan AS dengan cepat untuk membuka pembicaraan dengan Moskow. Itu dimulai dengan panggilan telepon Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada 12 Februari yang diikuti oleh pertemuan antara pejabat AS dan Rusia di Arab Saudi dan Turki.

Pada bulan Januari, Trump mengancam akan meningkatkan sanksi terhadap Rusia jika Putin tidak mau berunding untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Namun baru-baru ini, pejabat pemerintahan Trump secara terbuka mengakui kemungkinan pelonggaran sanksi terhadap Moskow.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan selama wawancara pada 20 Februari dengan Bloomberg Television bahwa Rusia dapat memperoleh keringanan ekonomi, tergantung pada bagaimana pendekatannya terhadap negosiasi dalam beberapa minggu mendatang.

Trump mengatakan kepada wartawan pada 26 Februari bahwa sanksi Rusia dapat dilonggarkan "pada suatu saat".

Kerja Sama Ekonomi


Gedung Putih meminta pejabat Departemen Luar Negeri dan Departemen Keuangan untuk mengajukan rencana keringanan sanksi sebelum Trump minggu lalu memperpanjang status darurat atas situasi di Ukraina, kata sumber-sumber AS.

Status darurat tersebut memberikan sanksi kepada aset dan orang-orang tertentu yang terlibat dalam perang Rusia di Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
Laporan: Mossad Coba...
Laporan: Mossad Coba Rekrut Eks Presiden Ahmadinejad dalam Operasi Pergantian Rezim Iran
Langka! Matahari Tepat...
Langka! Matahari Tepat di Atas Ka'bah Hari Ini
Rekomendasi
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian dalam Islam, Kapan Anak Boleh Memilih Ayah atau Ibunya?
CFIRST Sayangkan Langkah...
CFIRST Sayangkan Langkah JPU Ajukan Banding dalam Kasus Dedi Saputra
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved