5 Alasan Rusia Sangat Ramah pada Umat Muslim, Faktor Sejarah hingga Taktik Geopolitik

Senin, 03 Maret 2025 - 15:12 WIB
loading...
A A A
Angka tersebut menjadikan Rusia sebagai salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar di Eropa. Persebarannya pun beragam dengan sebagian mendiami kota-kota seperti Moskow, St Petersburg hingga Kazan.

Adapun pertumbuhan umat Muslim di Rusia disebabkan beberapa faktor. Di antaranya terkait tingginya tingkat kelahiran di antara keluarga muslim hingga meningkatnya kedatangan orang-orang dari Asia Tengah.

2. Berperan dalam Sejarah Rusia


Umat Muslim di Rusia dianggap memiliki peran penting dalam sejarah. Hal tersebut sudah beberapa kali ditekankan Presiden Vladimir Putin dalam berbagai forum berbeda.

Mengutip Al Estiklal, pada 2013 Putin pernah menyebut umat Islam di negaranya menjadi bagian integral dari sejarah Rusia. Dia juga berjanji tak akan membiarkan persahabatan antara kelompok etnis Rusia dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Melihat ke belakang, Putin memang memiliki pendekatan berbeda terhadap umat Islam jika dibandingkan dengan pemimpin-pemimpin Rusia sebelumnya. Hal tersebut kemudian menjadikan negaranya dikenal sangat ramah terhadap umat Muslim.

3. Hubungan Diplomatik dengan Negara-Negara Muslim


Pada tujuannya menjaga pengaruh, Rusia juga menjalin hubungan baik dengan banyak negara Muslim di dunia. Sebut saja seperti Iran, Arab Saudi, Turki, dan negara-negara di Asia Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Infografis
5 Negara Eropa dengan...
5 Negara Eropa dengan Pertumbuhan Umat Muslim Tertinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved