7 Negara Paling Korup di Dunia, Indonesia Masuk?
Senin, 03 Maret 2025 - 14:09 WIB
loading...
Sudan Selatan berada di peringkat pertama dari tujuh negara paling korup di dunia. Sedangkan Indonesia berada di peringkat 99. Foto/Ilustrasi dari Transparency International
A
A
A
JAKARTA - Sudan Selatan menjadi negara paling korup di dunia, menurut pemeringkatan lembaga Transparency International.
Pemeringkatan itu dibuat berdasarkan Indeks Persepsi Korupsi (CPI) 2024 pada 180 negara, yang menunjukkan bahwa korupsi merupakan masalah berbahaya di setiap belahan dunia.
Penelitian Transparency International juga mengungkapkan bahwa korupsi merupakan ancaman utama bagi aksi iklim. Korupsi menghambat kemajuan dalam mengurangi emisi dan beradaptasi dengan dampak pemanasan global yang tak terelakkan.
Baca Juga: Arab Saudi Buru Koruptor Besar-besaran, 131 Orang Ditangkap dan 370 Diselidiki
Banyak negara dengan skor CPI tinggi memiliki sumber daya dan kekuatan untuk mendorong tindakan iklim yang tahan korupsi di seluruh dunia, tetapi sebaliknya mereka sering melayani kepentingan perusahaan bahan bakar fosil.
"Korupsi merupakan ancaman global yang terus berkembang yang tidak hanya merusak pembangunan–korupsi merupakan penyebab utama menurunnya demokrasi, ketidakstabilan, dan pelanggaran hak asasi manusia," kata Ketua Transparency International François Valérian.
"Komunitas internasional dan setiap negara harus menjadikan pemberantasan korupsi sebagai prioritas utama dan jangka panjang. Hal ini penting untuk melawan otoritarianisme dan mengamankan dunia yang damai, bebas, dan berkelanjutan," paparnya.
Berdasarkanskor CPI 2024 yang dirilis Transparency International, berikut tujuh negara dengan tingkat korupsi tertinggi di dunia:
Negara ini masuk daftar terkorup dari 180 negara yang jadi objek penelitian. Tingkat korupsi di Sudan Selatan sangat tinggi. Dengan skor CPI 8.
Somalia menjadi negara terkorup nomor dua dari 180 negara di dunia dengan skor CPI 9.
Negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia ini menjadi negara terkorup ketiga dari 180 negara di dunia. Skor CPI-nya 10.
Suriah, yang baru saja dilanda revolusi dengan tumbangnya rezim Bashar al-Assad, menjadi negara terkorup nomor empat di dunia dengan skor CPI 12.
Yaman menjadi negara terkorup nomor lima dengan skor CPI 14.
Sudan menjadi negara terkorup nomor enam dengan skor CPI 15.
Negara yang dipimpin Kim Jong-un ini menjadi yang paling korup nomor tujuh di dunia dengan skor CPI 16.
Pada tahun 2024, skor CPI Indonesia adalah 37, naik tiga poin dari tahun sebelumnya. Peningkatan ini menempatkan Indonesia sebagai negara terkorup nomor 99.
Dalam lingkup ASEAN, Indonesia berada di posisi kelima, di bawah Singapura (skor CPI 84), Malaysia (skor CPI 50), Timor Leste (skor CPI 44), dan Vietnam (skor CPI 40).
Namun, Indonesia unggul dibandingkan Thailand (skor CPI 34), Laos (skor CPI 33), Filipina (skor CPI 33), Kamboja (skor CPI 21), dan Myanmar (skor CPI 16).
Meskipun ada peningkatan skor, Transparency International menilai kenaikannya ini belum signifikan.
Sejak tahun 2015, skor CPI Indonesia hanya naik satu poin, dari 36 menjadi 37 pada tahun 2024.
CPI disusun berdasarkan sembilan indikator, termasuk World Economic Forum EOS, IMD World Competitiveness Yearbook, dan World Justice Project-Rule of Law Index.
Beberapa indikator mengalami kenaikan skor, sementara lainnya menurun, mencerminkan tantangan yang dihadapi Indonesia dalam pemberantasan korupsi.
Pemeringkatan itu dibuat berdasarkan Indeks Persepsi Korupsi (CPI) 2024 pada 180 negara, yang menunjukkan bahwa korupsi merupakan masalah berbahaya di setiap belahan dunia.
Penelitian Transparency International juga mengungkapkan bahwa korupsi merupakan ancaman utama bagi aksi iklim. Korupsi menghambat kemajuan dalam mengurangi emisi dan beradaptasi dengan dampak pemanasan global yang tak terelakkan.
Baca Juga: Arab Saudi Buru Koruptor Besar-besaran, 131 Orang Ditangkap dan 370 Diselidiki
Banyak negara dengan skor CPI tinggi memiliki sumber daya dan kekuatan untuk mendorong tindakan iklim yang tahan korupsi di seluruh dunia, tetapi sebaliknya mereka sering melayani kepentingan perusahaan bahan bakar fosil.
"Korupsi merupakan ancaman global yang terus berkembang yang tidak hanya merusak pembangunan–korupsi merupakan penyebab utama menurunnya demokrasi, ketidakstabilan, dan pelanggaran hak asasi manusia," kata Ketua Transparency International François Valérian.
"Komunitas internasional dan setiap negara harus menjadikan pemberantasan korupsi sebagai prioritas utama dan jangka panjang. Hal ini penting untuk melawan otoritarianisme dan mengamankan dunia yang damai, bebas, dan berkelanjutan," paparnya.
7 Negara Paling Korup di Dunia
Berdasarkanskor CPI 2024 yang dirilis Transparency International, berikut tujuh negara dengan tingkat korupsi tertinggi di dunia:
1. Sudan Selatan
Negara ini masuk daftar terkorup dari 180 negara yang jadi objek penelitian. Tingkat korupsi di Sudan Selatan sangat tinggi. Dengan skor CPI 8.
2. Somalia
Somalia menjadi negara terkorup nomor dua dari 180 negara di dunia dengan skor CPI 9.
3. Venezuela
Negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia ini menjadi negara terkorup ketiga dari 180 negara di dunia. Skor CPI-nya 10.
4. Suriah
Suriah, yang baru saja dilanda revolusi dengan tumbangnya rezim Bashar al-Assad, menjadi negara terkorup nomor empat di dunia dengan skor CPI 12.
5. Yaman
Yaman menjadi negara terkorup nomor lima dengan skor CPI 14.
6. Sudan
Sudan menjadi negara terkorup nomor enam dengan skor CPI 15.
7. Korea Utara
Negara yang dipimpin Kim Jong-un ini menjadi yang paling korup nomor tujuh di dunia dengan skor CPI 16.
Bagaimana dengan Indonesia?
Pada tahun 2024, skor CPI Indonesia adalah 37, naik tiga poin dari tahun sebelumnya. Peningkatan ini menempatkan Indonesia sebagai negara terkorup nomor 99.
Dalam lingkup ASEAN, Indonesia berada di posisi kelima, di bawah Singapura (skor CPI 84), Malaysia (skor CPI 50), Timor Leste (skor CPI 44), dan Vietnam (skor CPI 40).
Namun, Indonesia unggul dibandingkan Thailand (skor CPI 34), Laos (skor CPI 33), Filipina (skor CPI 33), Kamboja (skor CPI 21), dan Myanmar (skor CPI 16).
Meskipun ada peningkatan skor, Transparency International menilai kenaikannya ini belum signifikan.
Sejak tahun 2015, skor CPI Indonesia hanya naik satu poin, dari 36 menjadi 37 pada tahun 2024.
CPI disusun berdasarkan sembilan indikator, termasuk World Economic Forum EOS, IMD World Competitiveness Yearbook, dan World Justice Project-Rule of Law Index.
Beberapa indikator mengalami kenaikan skor, sementara lainnya menurun, mencerminkan tantangan yang dihadapi Indonesia dalam pemberantasan korupsi.
(mas)
Lihat Juga :