Israel akan Batasi Umat Islam di Masjid Al-Aqsa Jelang Ramadan

Rabu, 26 Februari 2025 - 05:22 WIB
loading...
A A A
"Jika ada gencatan senjata, maka mereka memperkirakan situasi akan tenang, dan jika tidak, maka mereka akan bersiap dengan kekuatan yang jauh lebih besar karena khawatir akan terjadi eskalasi," ungkap sumber tersebut.

Serangan terhadap Jemaah


Kekerasan terhadap jemaah Muslim telah menjadi hal yang biasa di Masjid Al-Aqsa, situs tersuci ketiga dalam Islam yang juga memiliki makna keagamaan bagi orang Yahudi dan Kristen.

Kendali Israel atas Yerusalem Timur yang diduduki, termasuk Kota Tua, melanggar beberapa prinsip hukum internasional yang menetapkan kekuatan pendudukan tidak memiliki kedaulatan di wilayah yang didudukinya dan tidak dapat membuat perubahan permanen di sana.

Pada bulan Mei 2021, selama Ramadan, pasukan keamanan Israel menyerbu masjid dan menyerang jemaah, melukai ratusan orang.

Kekerasan tersebut memicu pertempuran antara Israel dan Hamas yang menyebabkan 10 hari pemboman tanpa henti oleh Israel di Jalur Gaza yang terkepung yang menewaskan lebih dari 250 warga Palestina.

Awal tahun 2022, tepatnya pada bulan Ramadan, pasukan Israel melakukan beberapa penggerebekan di Masjid Al-Aqsa, dengan memaksa para jemaah keluar untuk memberi jalan bagi para pemukim Israel yang ingin memasuki lokasi tersebut untuk memperingati Paskah Yahudi.

Serangan semacam itu semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada bulan Ramadan tahun 2023, sebelum perang Israel di Gaza, serangan dan penangkapan meningkat di kompleks tersebut, yang memicu kecaman global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
HNW: Revitalisasi OKI...
HNW: Revitalisasi OKI Sangat Penting untuk Kemerdekaan Palestina dan Pembebasan Masjid Al-Aqsa
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
5 Negara dengan Umat...
5 Negara dengan Umat Islam Terbanyak di Dunia Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved