Putin Nyatakan Rusia Siap Kerja Sama dengan AS Keruk Harta Karun Mineral Tanah Langka Ukraina
Selasa, 25 Februari 2025 - 07:34 WIB
loading...
A
A
A
Trump telah menekan Ukraina agar setuju untuk memberikan Amerika Serikat bagian dari pendapatannya dari penambangan logam tanah langka dan sumber daya alam lainnya. Kedua belah pihak hampir mencapai kesepakatan tersebut pada hari Senin.
Lebih lanjut, Putin memuji komentar Trump baru-baru ini tentang kesepakatan potensial di mana Amerika Serikat, Rusia, dan China akan memangkas separuh anggaran pertahanan mereka.
“Menurut saya, idenya bagus: Amerika Serikat akan mengurangi anggaran sebesar 50 persen, dan kami akan mengurangi anggaran sebesar 50 persen, dan Republik Rakyat China kemudian akan bergabung jika mereka mau,” kata Putin.
“Kami pikir usulan itu bagus dan siap untuk dibahas mengenai masalah ini,” ujarnya.
Namun wawancara tersebut juga menunjukkan bahwa Putin tampaknya tidak terburu-buru seperti Trump untuk mengakhiri perang di Ukraina. Rusia terus perlahan-lahan mendapatkan tempat di medan perang, sementara Ukraina berjuang dengan kekurangan personel dan ketidakpastian tentang masa depan dukungan Amerika.
Putin mengatakan hanya ada sedikit diskusi tentang perang dalam panggilan teleponnya pada tanggal 12 Februari dengan Trump dan pertemuan minggu lalu antara pejabat Amerika dan Rusia di Arab Saudi—sebuah catatan peringatan tentang prospek perdamaian yang akan segera terjadi dibandingkan dengan pernyataan terbaru dari Trump, yang mengatakan bahwa perang dapat berakhir dalam beberapa minggu.
“Kami menyinggung masalah yang terkait dengan krisis Ukraina, tetapi masalah itu sendiri tidak dibahas secara substantif,” kata Putin tentang pembicaraan terkini antara Amerika Serikat dan Rusia.
“Kami hanya sepakat bahwa kami akan bergerak maju ke arah ini,” imbuh dia.
Lebih lanjut, Putin memuji komentar Trump baru-baru ini tentang kesepakatan potensial di mana Amerika Serikat, Rusia, dan China akan memangkas separuh anggaran pertahanan mereka.
“Menurut saya, idenya bagus: Amerika Serikat akan mengurangi anggaran sebesar 50 persen, dan kami akan mengurangi anggaran sebesar 50 persen, dan Republik Rakyat China kemudian akan bergabung jika mereka mau,” kata Putin.
“Kami pikir usulan itu bagus dan siap untuk dibahas mengenai masalah ini,” ujarnya.
Namun wawancara tersebut juga menunjukkan bahwa Putin tampaknya tidak terburu-buru seperti Trump untuk mengakhiri perang di Ukraina. Rusia terus perlahan-lahan mendapatkan tempat di medan perang, sementara Ukraina berjuang dengan kekurangan personel dan ketidakpastian tentang masa depan dukungan Amerika.
Putin mengatakan hanya ada sedikit diskusi tentang perang dalam panggilan teleponnya pada tanggal 12 Februari dengan Trump dan pertemuan minggu lalu antara pejabat Amerika dan Rusia di Arab Saudi—sebuah catatan peringatan tentang prospek perdamaian yang akan segera terjadi dibandingkan dengan pernyataan terbaru dari Trump, yang mengatakan bahwa perang dapat berakhir dalam beberapa minggu.
“Kami menyinggung masalah yang terkait dengan krisis Ukraina, tetapi masalah itu sendiri tidak dibahas secara substantif,” kata Putin tentang pembicaraan terkini antara Amerika Serikat dan Rusia.
“Kami hanya sepakat bahwa kami akan bergerak maju ke arah ini,” imbuh dia.
Lihat Juga :