Ukraina Tolak Kehadiran Pasukan Perdamaian, Berikut Alasannya
Sabtu, 22 Februari 2025 - 21:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Rusia Tetap Jadi Pemenang, Ukraina Kalah Memalukan
Starmer dijadwalkan mengunjungi Washington minggu depan, di mana, menurut The Telegraph, ia akan menyampaikan kepada Donald Trump rencana untuk mengirim 30.000 tentara Eropa ke Ukraina dan akan mencoba untuk mendapatkan perlindungan Amerika untuk pengerahan tersebut. Zelensky mengklaim pada bulan Januari bahwa Ukraina mungkin memerlukan 200.000 tentara Eropa untuk menjamin kesepakatan damai.
Minggu lalu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengesampingkan pengerahan pasukan Amerika sebagai bagian dari jaminan keamanan potensial bagi Kiev.
Menurut Politico, Brussels sedang mempersiapkan paket bantuan militer setidaknya €6 miliar (USD6,2 miliar) untuk Kiev, yang akan mencakup 1,5 juta peluru artileri dan sistem pertahanan udara. Paket tersebut akan menjadi salah satu suntikan bantuan militer terbesar bagi UE sejak dimulainya operasi militer Rusia pada tahun 2022. Hal itu dapat diumumkan sebelum kunjungan para komisioner UE ke Kiev pada tanggal 24 Februari.
Starmer dijadwalkan mengunjungi Washington minggu depan, di mana, menurut The Telegraph, ia akan menyampaikan kepada Donald Trump rencana untuk mengirim 30.000 tentara Eropa ke Ukraina dan akan mencoba untuk mendapatkan perlindungan Amerika untuk pengerahan tersebut. Zelensky mengklaim pada bulan Januari bahwa Ukraina mungkin memerlukan 200.000 tentara Eropa untuk menjamin kesepakatan damai.
Minggu lalu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengesampingkan pengerahan pasukan Amerika sebagai bagian dari jaminan keamanan potensial bagi Kiev.
Menurut Politico, Brussels sedang mempersiapkan paket bantuan militer setidaknya €6 miliar (USD6,2 miliar) untuk Kiev, yang akan mencakup 1,5 juta peluru artileri dan sistem pertahanan udara. Paket tersebut akan menjadi salah satu suntikan bantuan militer terbesar bagi UE sejak dimulainya operasi militer Rusia pada tahun 2022. Hal itu dapat diumumkan sebelum kunjungan para komisioner UE ke Kiev pada tanggal 24 Februari.
(ahm)
Lihat Juga :