Mantan Diplomat Israel Sebut Hamas Adalah Penguasa Tunggal di Gaza

Sabtu, 22 Februari 2025 - 19:20 WIB
loading...
Mantan Diplomat Israel...
Hamas merupakan penguasa tunggal di Gaza. Foto/X/QudsNen
A A A
GAZA - Alon Pinkas, mantan duta besar Israel di New York, mengatakan kebuntuan atas Gaza tidak dapat diatasi karena saat ini tidak ada entitas politik alternatif bagi Hamas untuk mengisi kekosongan pemerintahan di sana.

Pinkas, yang juga mantan konsul jenderal Israel di New York, mengatakan tidak akan ada kemajuan dalam situasi ini selama Israel bersikeras bahwa pemerintahan apa pun di sana tidak akan mencakup Hamas.

Namun, ia menekankan bahwa mengingat kehancuran yang diderita Gaza, bahkan Hamas telah menyadari bahwa mereka tidak dapat mempertahankan kekuasaan dengan cara yang sama seperti yang telah mereka lakukan selama sekitar dua dekade terakhir.

"Jadi perlu ada kekuatan pelengkap," tambahnya.

"Ini bisa menjadi kekuatan antar-Arab dengan komponen Palestina di dalamnya," kata mantan duta besar itu, juga menekankan bahwa Israel saat ini menolak gagasan tersebut.

Sementara itu, Alon Pinkas, mantan duta besar dan konsul jenderal Israel di New York, mengungkapkan gencatan senjata di Gaza rapuh, tetapi sebagian besar telah terlaksana dan pertukaran informasi berhasil, kata Ia menambahkan bahwa fakta bahwa fase pertama terlaksana tidak serta merta menjadi pertanda baik untuk fase kedua yang lebih menantang.

“Alasannya adalah Netanyahu tidak tertarik pada fase kedua. Fase ini akan mencakup pengurangan kekuatan Israel di Gaza pada hari ke-42, yang berarti seminggu dari sekarang. Pada hari ke-50, fase ini tidak hanya mencakup pengurangan kekuatan, tetapi juga penarikan pasukan,” kata Pinkas kepada Al Jazeera dari Tel Aviv.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved