Bagaimana CIA Lahirkan Perdagangan Narkoba Modern di Benua Amerika?

Sabtu, 22 Februari 2025 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Pengacara, bankir, OSS, dan petugas CIA Paul Helliwell telah disebut sebagai "pelopor perdagangan narkoba CIA."

Pada tahun 1962, Helliwell mendirikan Castle Bank & Trust di lepas pantai Bahama untuk mendukung operasi CIA melawan Kuba Castro dan pasukan anti-AS lainnya di seluruh Amerika Latin.

Sebelum itu, dia menjalankan Overseas Supply, perusahaan CIA yang menyelundupkan opium Burma untuk membiayai perang kotor melawan China.

Skandal Bahama meledak pada tahun 1973 selama penyelidikan penggelapan pajak oleh IRS, dengan Richard Nixon berusaha membatasi CIA dengan menciptakan Badan Penegakan Narkoba (DEA).

Beberapa orang percaya tindakan tersebut, dikombinasikan dengan obsesi Nixon terhadap pembunuhan JFK, membantu mempercepat Watergate dan pengunduran diri presiden pada tahun 1974 yang memalukan.

Penyelundup narkoba dan senjata AS yang terkenal Barry Seal menjalankan narkoba untuk Kartel Medellin dan, menurut otoritas AS, direkrut sebagai agen ganda.

Namun, jurnalis investigasi Alexander Cockburn dan yang lainnya menuduh Seal adalah agen CIA sejak Teluk Babi dan Perang Vietnam yang terlibat karena bekerja dengan Contras.

Pada tahun 2017, Juan Pablo Escobar, putra pendiri Kartel Medellin yang terkenal, membenarkan ayahnya "bekerja untuk CIA," dan menuduh narkoba sedang diperdagangkan, oleh Seal dan yang lainnya, langsung ke pangkalan militer AS di Florida.

Reporter independen Manuel Hernandez Borbolla telah mendokumentasikan pembentukan kartel besar Meksiko di bawah perlindungan dari Direktorat Keamanan Federal, yang digambarkan jurnalis tersebut sebagai "karyawan CIA, bersama dengan beberapa mantan presiden Meksiko."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved