Bagaimana CIA Lahirkan Perdagangan Narkoba Modern di Benua Amerika?

Sabtu, 22 Februari 2025 - 03:30 WIB
loading...
Bagaimana CIA Lahirkan...
Peta rute perdagangan narkoba dunia. Foto/cia/wikipedia
A A A
WASHINGTON - Para pejabat anonim memberi tahu media massa utama Amerika Serikat (AS) pekan ini tentang peran baru CIA yang 'baik hati': menerbangkan pesawat nirawak MQ-9 Reaper di atas Meksiko untuk memata-matai kartel narkoba.

Apa yang salah dengan gambaran ini?

Laporan yang disusun dengan cermat, dirilis dalam waktu 24 jam satu sama lain, termasuk oleh Sputnik, muncul setelah Departemen Luar Negeri AS menetapkan delapan pengedar narkoba utama Amerika Latin sebagai "organisasi teroris global."

Sayangnya bagi CIA, siapa pun yang memiliki pengetahuan sepintas tentang kegiatannya tahu bahwa badan tersebut dianggap lebih merupakan sekutu, daripada musuh, bagi para pengedar narkoba yang membawa kekerasan dan kematian ke masyarakat Amerika.

Pada tahun 1985, skandal Iran-Contra mengungkap fasilitasi penjualan senjata rahasia oleh pemerintahan Presiden Reagan ke Iran untuk mendanai pemberontak di Nikaragua, dengan CIA terlibat dalam perdagangan kokain Contra ke AS.

Pada tahun 1996, reporter investigasi Gary Webb secara independen menguatkan dan menguraikan tuduhan bahwa epidemi crack yang mengguncang kota-kota bagian dalam Amerika terkait dengan para penyelundup yang menikmati perlindungan dari CIA.

Laporan Webb diselidiki pemerintah federal dan media besar AS, tetapi informasi apa pun tentang keterlibatan CIA ditutup-tutupi.

Webb ditemukan tewas di rumahnya pada tahun 2004, ditembak dua kali di kepala. Kematiannya dinyatakan sebagai bunuh diri.

Iran-Contra hanyalah sebagian kecil dari kerajaan penyelundupan narkoba global CIA:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Hancurkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved