Trump ke Ukraina: Anda Seharusnya Tidak Pernah Memulai Perang Melawan Rusia

Rabu, 19 Februari 2025 - 17:10 WIB
loading...
A A A
Dalam jajak pendapat yang dilakukan oleh Institut Sosiologi Internasional Kyiv pada bulan Desember, 52 persen responden mengatakan mereka mempercayai Zelenskyy, turun 12 poin persentase dari bulan Februari.

“Ya, saya akan mengatakan itu, Anda tahu, ketika Anda ingin duduk di meja perundingan… Bukankah orang-orang Ukraina harus mengatakan seperti, ‘Sudah lama sejak kita mengadakan pemilihan umum?’” kata Trump.

“Itu bukan masalah Rusia, itu sesuatu yang datang dari saya, dan juga datang dari banyak negara lain.”

Komentar Trump muncul setelah Zelenskyy mengatakan sebelumnya bahwa Kyiv ingin memastikan Washington dan Moskow tidak akan memutuskan persyaratan kesepakatan apa pun "di belakang kami".

"Tidak ada keputusan yang dapat dibuat tanpa Ukraina tentang cara mengakhiri perang di Ukraina," kata Zelenskyy kepada wartawan di Turkiye, tempat ia mengadakan pembicaraan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Selama pembicaraan hari Selasa di Riyadh, Rubio dan Lavrov sepakat untuk "menunjuk tim tingkat tinggi masing-masing untuk mulai bekerja pada jalur untuk mengakhiri konflik di Ukraina sesegera mungkin", menurut Departemen Luar Negeri AS.

Penasihat Keamanan Nasional AS Mike Waltz kemudian mengatakan kepada wartawan di Riyadh bahwa itu adalah "realitas praktis" bahwa negosiasi akan melibatkan diskusi tentang wilayah dan jaminan keamanan pascakonflik.

Di tengah kekhawatiran bahwa Trump cenderung memberikan konsesi besar-besaran kepada Moskow dalam mengejar kesepakatan, para pemimpin Eropa telah berjuang untuk membentuk tanggapan yang bersatu terhadap negosiasi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
Inpres Gajah Dinilai...
Inpres Gajah Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat, Langkah Menhut Diapresiasi
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
20 Perwira Perkuat Polda...
20 Perwira Perkuat Polda Metro usai Dimutasi Kapolri, Ini Namanya
Berita Terkini
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved