Perang Terus Berlanjut! Tentara Ukraina Abaikan Perundingan Perdamaian AS dan Rusia

Rabu, 19 Februari 2025 - 14:55 WIB
loading...
A A A
Perdamaian itu mungkin, menurutnya, "tetapi mereka harus berhenti mengebom kita terlebih dahulu. Perdamaian hanya bisa terwujud jika mereka berhenti melakukannya. Perdamaian harus datang dari pihak mereka karena merekalah yang memulai kengerian ini.

"Tentu saja, Anda tidak bisa mempercayai Putin."

Saat sinar matahari terakhir menghilang, Borys, seorang pensiunan kolonel berusia 70 tahun yang lincah dan tegap yang bertugas selama 30 tahun di tentara Soviet berhenti dalam perjalanan menuju mobilnya. Putra dan cucunya, katanya, sama-sama berseragam untuk bertempur demi Ukraina.

"Perdamaian itu mungkin," katanya, dilansir BBC. "Tetapi saya tidak begitu percaya akan hal itu. Saya pikir keadilan akan menang untuk Ukraina. Anda harus berhati-hati.

"Selama Putin masih ada, Anda tidak bisa mempercayai orang Rusia. Karena mereka mempercayainya seolah-olah dia adalah sebuah agama. Anda tidak akan bisa mengubah mereka. Butuh waktu."

Jadi apa jawabannya – terus berjuang atau membuat kesepakatan damai?

"Ukraina perlu memikirkan perdamaian. Tetapi kita tidak boleh menyerah. Saya tidak melihat ada gunanya. Kita akan melawan sampai kita menjadi lebih kuat. Eropa tampaknya siap membantu kita. Tidak ada gunanya menyerah."

Donald Trump, seorang pria yang tampaknya yakin bahwa prinsip-prinsip kesepakatan real estat dapat diterapkan untuk mengakhiri perang akan menemukan bahwa mencapai perdamaian jauh lebih rumit daripada sekadar mendapatkan gencatan senjata dan memutuskan berapa banyak tanah yang dimiliki masing-masing pihak.

Presiden Putin telah menjelaskan dengan sangat jelas bahwa ia ingin menghancurkan kedaulatan Ukraina dan kemampuannya untuk bertindak sebagai negara merdeka.

Terlepas dari apakah Presiden Ukraina Zelensky memiliki kursi di meja konferensi Presiden Trump atau tidak, ia tidak akan menyetujuinya. Mencapai perdamaian yang bertahan lama, jika memungkinkan, akan menjadi proses yang panjang dan lambat.

Jika Donald Trump menginginkan dividen perdamaian yang cepat, ia harus mencari tempat lain.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Saham SpaceX Anjlok,...
Saham SpaceX Anjlok, Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp15 Kuadriliun
Rekomendasi
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
FIFA Hadiahkan Cincin...
FIFA Hadiahkan Cincin Juara di Final Piala Dunia 2026
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
Berita Terkini
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved