Via Media, Arab Saudi Luncurkan Serangan Ganas terhadap PM Israel Benjamin Netanyahu

Kamis, 13 Februari 2025 - 07:48 WIB
loading...
A A A
Seorang kolumnis harian Okaz menyebut komentar PM Israel itu “konyol dan menggelikan”, sementara pakar pro-pemerintah di media sosial menyebut Netanyahu sebagai “yang busuk”, sebuah plesetan dari namanya dalam bahasa Arab.

Kemarahan Arab Saudi telah terungkap karena Riyadh diperkirakan akan menghadapi tekanan dari Presiden AS Donald Trump untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.

Seperti negara-negara Arab lainnya, kerajaan itu juga terguncang oleh desakan Trump bahwa warga Palestina harus dipaksa keluar dari Gaza.

Arab Saudi hampir mencapai kesepakatan tiga arah dengan pemerintahan Joe Biden sebelum serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Kerajaan itu akan menyetujui hubungan diplomatik formal dengan Israel sebagai imbalan atas pakta pertahanan AS dan bantuan untuk program nuklir.

Perang di Gaza mengguncang rencana tersebut. Riyadh tidak pernah mengesampingkan normalisasi, tetapi telah meningkatkan kecamannya terhadap tindakan Israel dalam perangnya di Gaza dan telah memperkeras posisinya, dengan menegaskan Israel perlu mengambil langkah-langkah yang tidak dapat diubah menuju solusi dua negara.

Pada bulan September, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman melangkah lebih jauh, dengan mengatakan kepada Dewan Syura bahwa kerajaan tidak akan mengakui Israel tanpa pembentukan Negara Palestina yang merdeka termasuk Gaza dan Tepi Barat, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Pejabat Arab Saudi secara pribadi telah menyatakan kekesalan mereka atas apa yang mereka lihat sebagai komentar ofensif dan angkuh oleh Netanyahu dan sekutu sayap kanannya yang menyatakan bahwa kerajaan itu tidak hanya akan menerima pengungsi Palestina, tetapi juga pada akhirnya akan menerima persyaratan normalisasi yang jauh lebih lemah dari tuntutan mereka yang dinyatakan, yakni pendirian Negara Palestina yang merdeka.

“Ada pengabaian total terhadap pernyataan yang dibuat oleh pejabat Saudi, [dan ini membuat Saudi tampak sebagai] orang-orang yang pada dasarnya tidak kredibel, orang-orang yang bermuka dua dan sangat suka bersekongkol. Ini tentu saja keterlaluan,” kata Aziz Alghashian, seorang analis Arab Saudi dan direktur penelitian dan geopolitik di ORF Middle East, sebuah lembaga think tank yang berbasis di Dubai.

“Mereka [Riyadh] mencoba menggunakan kesempatan ini untuk memberi Netanyahu rasa sakitnya sendiri," katanya, yang dilansir Financial Times, Kamis (13/2/2025).

Netanyahu mengeklaim Arab Saudi akan mengikuti jejak negara tetangga Uni Emirat Arab yang, bersama dengan Bahrain, Sudan, dan Maroko, menjalin hubungan diplomatik dengan Israel pada tahun 2020.

Kesepakatan tersebut, yang disegel selama masa jabatan pertama Trump dan dijuluki Perjanjian Abraham, memberikan manfaat yang dapat diabaikan bagi Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
Iran Serukan Hukuman...
Iran Serukan Hukuman Mati untuk PM Benjamin Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved