Rakyat Palestina Siap Deklarasi Perang Melawan Donald Trump
Rabu, 12 Februari 2025 - 15:09 WIB
loading...
Rakyat Palestina siap deklarasi perang melawan Donald Trump. Foto/X/@bianca_censori
A
A
A
GAZA - Kelompok-kelompok Palestina mengecam rencana Presiden AS Donald Trump untuk mengambil alih Gaza dan merelokasi penduduknya sebagai "deklarasi perang" yang bertujuan untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka.
"Pernyataan Trump baru-baru ini mencerminkan wajah sebenarnya dari kemitraan Amerika-Zionis dalam agresi terhadap rakyat kami," demikian bunyi pernyataan Komite Tindak Lanjut Pasukan Nasional dan Islam, yang merupakan payung bagi sebagian besar kelompok Palestina, dilansir TRT World.
Komite tersebut mengatakan rencana Trump berfungsi sebagai "deklarasi perang baru untuk mengusir rakyat kami dari Gaza."
Kelompok-kelompok tersebut menyerukan agar KTT Arab mendatang pada 27 Februari "mengambil langkah-langkah praktis dan langsung, serta memainkan peran penting dan efektif melawan rencana kriminal (Trump)."
"Keteguhan hati rakyat Palestina di Gaza, Tepi Barat, dan di dalam Israel membutuhkan dukungan politik dan material langsung untuk memperkuat perlawanan mereka dan membangun mereka di tanah mereka," kata mereka.
"Pernyataan Trump baru-baru ini mencerminkan wajah sebenarnya dari kemitraan Amerika-Zionis dalam agresi terhadap rakyat kami," demikian bunyi pernyataan Komite Tindak Lanjut Pasukan Nasional dan Islam, yang merupakan payung bagi sebagian besar kelompok Palestina, dilansir TRT World.
Komite tersebut mengatakan rencana Trump berfungsi sebagai "deklarasi perang baru untuk mengusir rakyat kami dari Gaza."
Kelompok-kelompok tersebut menyerukan agar KTT Arab mendatang pada 27 Februari "mengambil langkah-langkah praktis dan langsung, serta memainkan peran penting dan efektif melawan rencana kriminal (Trump)."
"Keteguhan hati rakyat Palestina di Gaza, Tepi Barat, dan di dalam Israel membutuhkan dukungan politik dan material langsung untuk memperkuat perlawanan mereka dan membangun mereka di tanah mereka," kata mereka.
Lihat Juga :