Diburu ICC, Penerbangan Netanyahu Hindari Wilayah Udara Kanada

Rabu, 12 Februari 2025 - 12:45 WIB
loading...
Diburu ICC, Penerbangan...
Pesawat Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Foto/Chatham House/Wikimedia Commons
A A A
TEL AVIV - Pesawat Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengubah jalur penerbangannya untuk menghindari wilayah udara Kanada.

Langkah ini diambil karena khawatir atas penegakan surat perintah penangkapan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terhadap Netanyahu, menurut saluran berita Kan milik Israel.

ICC mendakwa Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Galant pada November 2024 atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan selama serangan Israel selama 15 bulan di Gaza.

Tak lama setelah surat perintah dikeluarkan, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengonfirmasi pemerintahnya akan mematuhinya.

Terlepas dari tindakan ICC, Presiden AS Donald Trump, yang menjabat pada bulan Januari, dengan cepat bergerak menjatuhkan sanksi terhadap pengadilan tersebut.

Amerika Serikat tidak mengakui kewenangan ICC, begitu pula Israel. Kepala jaksa pengadilan, Karim Khan, menjadi orang pertama yang dijatuhi sanksi secara pribadi, menghadapi pembatasan ekonomi dan larangan bepergian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Infografis
Yahudi Marah Koran Kanada...
Yahudi Marah Koran Kanada Terbitkan Kartun Vampir Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved