Trump: Suatu Hari Nanti, Ukraina Mungkin Jadi Bagian Rusia

Rabu, 12 Februari 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
"Sebagian besar Ukraina ingin menjadi Rusia, dan fakta bahwa Ukraina telah menjadi Rusia (tidak dapat disangkal)," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan pada hari Selasa, ketika ditanya tentang komentar Trump, dilansir CNN.

Peskov mengatakan orang-orang telah "meski menghadapi banyak bahaya, mengantre dan memilih" dalam referendum untuk bergabung dengan Rusia. "Hal ini sebagian besar sesuai dengan kata-kata Presiden Trump," tambahnya. CNN melaporkan pada saat itu tentang referendum yang diatur, yang oleh pengamat internasional dianggap sebagai latihan propaganda.

Dalam wawancara Fox News, Trump mengatakan pemerintahannya telah membuat "kemajuan luar biasa" dalam meletakkan dasar bagi potensi pembicaraan damai dengan Rusia dan Ukraina. Zelensky mengatakan pada hari Senin bahwa "beberapa orang serius" dari pemerintahan Trump akan mengunjungi Ukraina minggu ini menjelang Konferensi Keamanan Munich di Jerman, tempat Zelensky akan bertemu dengan Vance.

Trump mengulangi minatnya untuk meraup keuntungan atas bantuan AS untuk Kyiv. "Mereka memiliki tanah yang sangat berharga dalam hal tanah jarang, dalam hal minyak dan gas, dalam hal hal lainnya. Saya ingin uang kita diamankan," katanya.

"Saya memberi tahu mereka bahwa saya menginginkan yang setara, seperti $500 miliar tanah jarang, dan mereka pada dasarnya setuju untuk melakukan itu, jadi setidaknya kita tidak merasa bodoh. Kalau tidak, kita bodoh. Saya katakan kepada mereka, kita harus mendapatkan sesuatu. Kita tidak dapat terus membayar uang ini," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Kebakaran Bar Bangkok...
Kebakaran Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Trump Lapor ke Kongres...
Trump Lapor ke Kongres AS, Operasi Militer terhadap Iran Dimulai Lagi
Rekomendasi
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Febrie Adriansyah Hanya...
Febrie Adriansyah Hanya Dicekal 20 Hari, Menteri Imipas: Masih Sementara
Ketua KPK Akui Berkomunikasi...
Ketua KPK Akui Berkomunikasi dengan Jaksa Agung, Supervisi Kasus Febrie Adriansyah Mulai Berjalan
Berita Terkini
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved