Trump: Suatu Hari Nanti, Ukraina Mungkin Jadi Bagian Rusia

Rabu, 12 Februari 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Sementara pemerintahan Biden mengatakan dukungannya untuk Kyiv adalah untuk membela "hak rakyat untuk menentukan masa depan mereka sendiri," dan untuk mempertahankan "prinsip bahwa suatu negara tidak dapat mengubah perbatasan negara tetangganya dengan paksa," komentar Trump memperkuat pendekatannya yang lebih transaksional terhadap geopolitik.

Komentar Trump kemungkinan akan menjadi berkah bagi Presiden Rusia Vladimir Putin, yang telah berupaya membenarkan invasinya ke Ukraina dengan secara keliru menyatakan bahwa Rusia dan Ukraina adalah "satu bangsa - satu kesatuan," dan bahwa Ukraina bukanlah negara berdaulat.

Dengan beberapa pemimpin Eropa bersiap untuk bertemu dengan anggota senior pemerintahan Trump di Munich minggu ini, Presiden Polandia Andrzej Duda menekankan pada hari Selasa bahwa Rusia "tidak dapat memperoleh keuntungan" dari perangnya di Ukraina dan tidak boleh muncul sebagai pemenang.

Berbicara kepada CNN di sela-sela KTT Pemerintah Dunia di Dubai, Duda mengatakan bahwa dalam "skenario yang sempurna, Ukraina harus mendapatkan kembali semua tanah yang diduduki Rusia saat ini," tetapi mengakui bahwa prioritas sekarang adalah untuk memastikan bahwa "perang dihentikan" bukan sesuai dengan "persyaratan Rusia."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Berita Terkini
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved