Trump: Rakyat Palestina Tak Berhak Kembali ke Gaza usai Diambil Alih AS
Selasa, 11 Februari 2025 - 10:36 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump sebut rakyat Palestina tak memiliki hak kembali ke Gaza setelah wilayah itu diambil alih Amerika. Foto/via DAWN
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan rakyat Palestina tidak akan memiliki hak untuk kembali ke Gaza setelah wilayah itu diambil alih Amerika.
Trump mengatakan kepada Bret Baier dari Fox News bahwa warga Palestina akan mendapatkan rumah yang jauh lebih layak di wilayah lain berdasarkan rencana Amerika memiliki dan membangun kembali Gaza.
"Tidak, mereka tidak akan melakukannya," jawab Presiden Trump ketika ditanya apakah warga Palestina akan memiliki hak untuk kembali ke Gaza berdasarkan rencana pengambilalihan wilayah itu oleh AS.
Baca Juga: Ini Sosok di Balik Ide Gila Donald Trump Mengambil Alih Gaza
"Karena mereka akan memiliki perumahan yang jauh lebih baik. Jauh lebih baik—dengan kata lain, saya berbicara tentang membangun tempat tinggal permanen untuk mereka," lanjut Trump, yang dilansir Selasa (11/2/2025).
"kami akan membangun komunitas yang indah untuk 1,9 juta orang, yang akan berlokasi sedikit jauh dari tempat mereka berada, tempat semua bahaya ini berada," imbuh Trump.
Trump mengatakan kepada Bret Baier dari Fox News bahwa warga Palestina akan mendapatkan rumah yang jauh lebih layak di wilayah lain berdasarkan rencana Amerika memiliki dan membangun kembali Gaza.
"Tidak, mereka tidak akan melakukannya," jawab Presiden Trump ketika ditanya apakah warga Palestina akan memiliki hak untuk kembali ke Gaza berdasarkan rencana pengambilalihan wilayah itu oleh AS.
Baca Juga: Ini Sosok di Balik Ide Gila Donald Trump Mengambil Alih Gaza
"Karena mereka akan memiliki perumahan yang jauh lebih baik. Jauh lebih baik—dengan kata lain, saya berbicara tentang membangun tempat tinggal permanen untuk mereka," lanjut Trump, yang dilansir Selasa (11/2/2025).
"kami akan membangun komunitas yang indah untuk 1,9 juta orang, yang akan berlokasi sedikit jauh dari tempat mereka berada, tempat semua bahaya ini berada," imbuh Trump.
Lihat Juga :