Tegang dengan AS, Kapal Induk Pertama Buatan China Latihan Perang

Kamis, 03 September 2020 - 11:01 WIB
loading...
Tegang dengan AS, Kapal...
Shandong, kapal induk pertama buatan China. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Kapal induk pertama buatan China , Shandong atau Tipe 001A, telah meninggalkan galangan kapal untuk latihan perang Beijing yang digelar di Laut Kuning dan Laut Bohai. Latihan tempur ini digelar di tengah memanasnya ketegangan antara China dan Amerika Serikat (AS).

Kapal induk Shandong kelas Kuznetsov telah ditarik dari pelabuhan di Dalian di provinsi timur laut Liaoning dan menuju ke Laut Bohai sejak Selasa lalu. Pergerakan kapal tersebut dilaporkan Haike News, akun media sosial yang dijalankan oleh media pemerintah China, People's Daily.

Jet tempur J-15 dan helikopter Z-18 juga terlihat di dek kapal induk Shandong. (Baca: China Tembakkan Rudal Pembunuh Kapal Induk, Peringatan untuk AS )

Shandong mulai beroperasi pada 17 Desember tahun lalu di Sanya, sebuah pelabuhan di pulau selatan Hainan, tetapi saat itu belum dinyatakan siap tempur.

Otoritas maritim di Liaoning pada Senin lalu mengumumkan zona larangan masuk bagi kapal sipil di Laut Bohai di lepas pantai Leting di Hebei, dan berlaku selama tiga minggu mulai hari Selasa karena ada "misi militer".

Area tersebut dilaporkan menjadi tempat di mana kapal Shandong akan melakukan sesi latihan tempur.

Kapal tersebut telah ditugaskan ke Armada Laut Selatan Angkatan Laut China yang berbasis di Sanya, tetapi jumlah awak kapal dibatasi karena sedang pandemi Covid-19. (Baca: Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan )

Latihan tempur pertamanya tahun ini adalah latihan 23 hari di Laut Bohai dan Kuning pada bulan Mei dan Juni.

Pendahulunya, kapal induk Liaoning, membutuhkan waktu enam tahun untuk mencapai kapasitas penuh setelah pengiriman pada 2012.

Latihan tempur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China saat ini sedang berlangsung di Laut Kuning dan Bohai di tengah ketegangan yang meningkat dengan AS. Angkatan Laut PLA juga baru saja menyelesaikan latihan Angkatan Laut di Laut China Selatan dan Laut China Timur.

China sebelumnya menyampaikan protes kepada Washington karena pesawat mata-mata AS memasuki zona larangan terbang di Laut China Selatan saat militer Beijing menggelar latihan. (Baca juga: Pilot Pesawat Tempur T-50 Golden Eagle yang Tergelincir Meninggal Dunia )

Angkatan Laut AS sendiri juga telah melakukan serangkaian latihan di wilayah tersebut dalam dua bulan terakhir, termasuk latihan kelompok tempur kapal induk, latihan bersama dengan Jepang dan transit melalui Selat Taiwan. China pada pekan lalu menembakkan sejumlah rudal anti-kapal ke wilayah Laut China Selatan tempat latihan kapal induk AS berlangsung.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Bank Kalteng Jadi Sponsor...
Bank Kalteng Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim Depan
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved