Tentara Bayaran AS dengan Gaji Rp17 Juta per Hari Bertebaran di Perbatasan Gaza, Ada Apa Gerangan?

Minggu, 09 Februari 2025 - 19:35 WIB
loading...
Tentara Bayaran AS dengan...
Tentara bayaran AS bertebaran di perbatasan Gaza. Foto/X
A A A
GAZA - Tentara bayaran Amerika Serikat (AS) yang tergabung dalam UG Solutions, sebuah perusahaan keamanan kecil yang berbasis di AS, sedang merekrut sekitar 100 mantan perwira pasukan khusus AS untuk menjaga pos pemeriksaan di Gaza selama gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Tentara Bayaran AS dengan Gaji Rp17 Juta per Hari Bertebaran di Perbatasan Gaza, Ada Apa Gerangan?

1. Tentara Bayaran AS Digaji Rp17 Juta per Hari

Didirikan pada tahun 2023, UG Solutions, sebuah perusahaan keamanan yang tidak terlalu dikenal yang berkantor pusat di Davidson, North Carolina, menawarkan para veteran gaji awal sebesar USD1.100 per hari dan uang muka sebesar USD10.000. Menurut juru bicara perusahaan, personel keamanan swasta akan bekerja di pos pemeriksaan penting di pedalaman Gaza.

Juru bicara tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa sejumlah orang telah direkrut dan telah mulai bekerja di pos pemeriksaan, yang terletak di persimpangan Koridor Netzarim, yang membelah Gaza utara dan selatan, dan Jalan Salah al-Din, yang membelah Gaza timur dan barat. Namun, ia tidak memberikan informasi tentang berapa banyak orang yang berada di lapangan.

Meskipun peran UG Solutions dalam gencatan senjata sudah diketahui, email perekrutan dari perusahaan keamanan yang dianalisis oleh Reuters mengungkapkan rincian yang sebelumnya tidak diketahui tentang perekrutan khusus 96 anggota pasukan khusus AS, gaji mereka, dan senjata yang akan digunakan.

Baca Juga: Zionis Kobarkan Perang Saudara di Palestina

2. Berisiko Melibatkan Perang Langsung dengan AS

Reuters melaporkan pada 7 Januari bahwa pejabat Uni Emirat Arab (UEA) telah mengusulkan penggunaan perusahaan keamanan swasta sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian pascaperang di Gaza, sebuah gagasan yang menimbulkan kekhawatiran di antara negara-negara Barat.

Setelah 14 bulan perang, pengerahan penjaga keamanan swasta AS yang bersenjata ke Gaza, tempat Hamas masih kuat, berisiko melibatkan Amerika dalam konflik tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
Tentara Bayaran dari...
Tentara Bayaran dari AS Bertebaran di Perbatasan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved