Netanyahu Ngotot Negara Palestina Dibangun di Arab Saudi: Mereka Punya Banyak Lahan

Sabtu, 08 Februari 2025 - 13:15 WIB
loading...
Netanyahu Ngotot Negara...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud. Foto/wikimedia commons
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu ngotot agar Arab Saudi mendirikan negara untuk warga Palestina di tanah kerajaan tersebut.

“Saudi dapat mendirikan negara Palestina di Arab Saudi; mereka memiliki banyak lahan di sana,” ujar Netanyahu pada hari Kamis saat diwawancarai oleh Saluran 14 Israel.

Netanyahu seakan merasa tak berdosa menyarankan hal itu setelah dia dan militer apartheid Israel menghancurkan Jalur Gaza dan tidak mau mengganti rugi kerusakan di sana.

Ketika ditanya apakah negara Palestina diperlukan untuk normalisasi dengan Arab Saudi, Netanyahu menolak gagasan tersebut, dan malah menganggapnya sebagai “ancaman keamanan bagi Israel.”

“Terutama bukan negara Palestina. Setelah 7 Oktober? Tahukah Anda apa itu? Ada negara Palestina, yang disebut Gaza. Gaza, yang dipimpin oleh Hamas, adalah negara Palestina dan lihat apa yang kita dapatkan,” ungkap Netanyahu yang telah membantai 61.800 warga Gaza.

Pertanyaan tentang Normalisasi


Mengenai potensi normalisasi dengan Arab Saudi, Netanyahu yakin hal itu akan terwujud.

“Saya pikir perdamaian antara Israel dan Arab Saudi tidak hanya layak, saya pikir itu akan terjadi,” ujar dia.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam pernyataan pada hari Rabu menegaskan posisinya tentang pembentukan negara Palestina adalah "tegas dan tak tergoyahkan."

Disebutkan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud menekankan selama pidatonya pada pembukaan Dewan Syura pada bulan September 2024 bahwa negaranya akan "melanjutkan upaya tanpa henti untuk mendirikan negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, dan tidak akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel tanpa itu."

Pernyataan 'Ambil Alih' Gaza saat Wawancara Channel 14 berlangsung saat Netanyahu berada di Washington DC, di mana dia tampil bersama Presiden AS Donald Trump pada konferensi pers bersama pada hari Selasa, Anadolu melaporkan.

Trump mengatakan AS akan "mengambil alih" Gaza dan memukimkan kembali warga Palestina di tempat lain di bawah rencana pembangunan kembali yang luar biasa yang dia klaim dapat mengubah daerah kantong itu menjadi "Riviera Timur Tengah."

Dia menegaskan kembali usulannya pada hari Kamis dan mengatakan tidak ada tentara AS yang diperlukan, menurut laporan itu.

Usulan tersebut telah dikecam secara luas oleh para pemimpin dunia sebagai pembersihan etnis yang melanggar semua hukum internasional.

Baca juga: Hamas Murka Israel Langgar Gencatan Senjata Jelang Pertukaran Sandera Berikutnya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Pilot Jet Tempur F-15...
Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur
Rekomendasi
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Swiss Tembus Babak 32...
Swiss Tembus Babak 32 Besar sebagai Juara Grup B usai Tumbangkan Kanada
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved