Bisakah Perusahaan Investasi Jared Kushner Hubungkan Uang Teluk dengan Rencana Trump Caplok Gaza?

Jum'at, 07 Februari 2025 - 15:01 WIB
loading...
A A A
Dia berencana membangun resor mewah senilai USD1,4 miliar di Sazan, satu-satunya pulau Albania di Mediterania dan bekas pangkalan militer.

Dananya telah memulai pembangunan untuk mengubah gedung Kementerian Pertahanan Yugoslavia lama di Belgrade, Serbia, menjadi hotel mewah dan kompleks mewah.

Hantu perang Balkan tahun 1990-an masih terasa, sementara konflik Israel-Palestina masih berkecamuk.

Namun, Kushner mendirikan dananya untuk membina hubungan ekonomi yang lebih erat antara negara-negara Arab dan Israel.

Dia adalah salah satu arsitek utama Perjanjian Abraham Trump, dan dia menjalin persahabatan yang sangat dekat dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS).

Kushner mengajukan rencana yang dijuluki "Kesepakatan Abad Ini", yang menyerukan Israel mencaplok 30% wilayah Tepi Barat dan mendirikan negara semu Palestina tanpa militer.

Rencana tersebut mencoba menarik Otoritas Palestina dengan menawarkan bantuan ekonomi sebesar USD50 miliar. Rencana tersebut ditolak.

Arab Saudi adalah pendukung utama Affinity Partners, dengan dana kekayaan kedaulatannya memberi Kushner USD2 miliar dolar.

Hingga Desember tahun lalu, Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar juga telah menyumbangkan total USD1,5 miliar untuk dana tersebut.

Dengan uang Teluk, Affinity Partners telah berinvestasi di dua perusahaan Israel: Phoenix Holdings, perusahaan asuransi, dan divisi penyewaan mobil Shlomo Holdings, yang perusahaan induknya, Shmeltzer Holdings, merupakan salah satu pemilik Israel Shipyards, satu-satunya pembuat kapal domestik untuk angkatan laut Israel.

Tergiuruntuk Masuk


Dalam podcast Agustus 2024, Joseph Pelzman, profesor ekonomi yang kurang dikenal di Universitas George Washington, mengatakan Kushner "ingin menanamkan uang di sana" dan para investornya "tergiur untuk masuk", mengacu pada Gaza.

Pelzman menulis makalah tentang rekonstruksi Gaza pascaperang yang hampir kata demi kata sesuai dengan apa yang diminta Trump.

Profesor Israel-Amerika itu mengatakan usulannya yang menyerukan agar warga Palestina dipindahkan dan investor internasional membangun resor mewah "diterima oleh orang-orang Trump karena merekalah yang awalnya tertarik."

"Tempat untuk memulai adalah dengan menggali seluruh tempat itu. Kemudian Anda harus mencari tahu apa yang harus dilakukan dengan penduduk setempat, Anda harus memindahkan mereka. Semuanya harus disingkirkan... tidak ada yang berdiri tegak," ujar Pelzman dalam podcast berjudul "America, Baby", yang dipandu profesor Israel Kobby Barda
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
YHK Junior Padel Championship...
YHK Junior Padel Championship 2026 Jadi Ajang Lahirnya Atlet Muda Indonesia
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
12 Negara yang Menolak...
12 Negara yang Menolak Ide Relokasi Warga Gaza oleh Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved