Siapa Giacomo Lopresti? Mantan Anggota Parlemen Inggris yang Pergi ke Ukraina untuk Berperang Melawan Rusia
Senin, 03 Februari 2025 - 16:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Jumlah Prajurit Makin Menipis, Ukraina Terpaksa Kirim ODGJ ke Medan Perang
Tugasnya saat ini dilaporkan meliputi hubungan luar negeri dan diplomasi, pengadaan senjata, dan bekerja dengan para veteran dan lembaga amal yang beroperasi di Ukraina. Lopresti mengharapkan promosi ke posisi perwira setelah Kiev mengizinkan warga negara asing untuk naik pangkat melampaui pangkat bintara.
Berbicara kepada The Independent, Lopresti menyatakan optimisme tentang prospek Ukraina, dengan mengklaim bahwa moral pasukan tetap tinggi. Hal ini sangat kontras dengan laporan media bahwa militer Ukraina dilemahkan oleh tingkat desersi yang mengejutkan dan kelelahan akibat pertempuran.
Banyak warga negara Ukraina yang menjadi sasaran wajib militer paksa memendam ketakutan akan kematian yang hampir pasti di garis depan, kata The Guardian minggu lalu.
Kiev bergulat dengan krisis pendanaan setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan peninjauan sebagian besar program bantuan asing untuk kemungkinan pemborosan dan korupsi. Sementara bantuan militer untuk Ukraina dilaporkan tidak terpengaruh, presiden AS telah mendesak anggota NATO Eropa untuk menanggung sebagian besar beban.
Tugasnya saat ini dilaporkan meliputi hubungan luar negeri dan diplomasi, pengadaan senjata, dan bekerja dengan para veteran dan lembaga amal yang beroperasi di Ukraina. Lopresti mengharapkan promosi ke posisi perwira setelah Kiev mengizinkan warga negara asing untuk naik pangkat melampaui pangkat bintara.
Berbicara kepada The Independent, Lopresti menyatakan optimisme tentang prospek Ukraina, dengan mengklaim bahwa moral pasukan tetap tinggi. Hal ini sangat kontras dengan laporan media bahwa militer Ukraina dilemahkan oleh tingkat desersi yang mengejutkan dan kelelahan akibat pertempuran.
Banyak warga negara Ukraina yang menjadi sasaran wajib militer paksa memendam ketakutan akan kematian yang hampir pasti di garis depan, kata The Guardian minggu lalu.
Kiev bergulat dengan krisis pendanaan setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan peninjauan sebagian besar program bantuan asing untuk kemungkinan pemborosan dan korupsi. Sementara bantuan militer untuk Ukraina dilaporkan tidak terpengaruh, presiden AS telah mendesak anggota NATO Eropa untuk menanggung sebagian besar beban.
Lihat Juga :