Jumlah Prajurit Makin Menipis, Ukraina Terpaksa Kirim ODGJ ke Medan Perang

Senin, 03 Februari 2025 - 14:47 WIB
loading...
A A A
Mereka yang didiagnosis dengan skizofrenia paranoid dapat menderita delusi dan halusinasi serta berjuang dengan pengendalian impuls dan penilaian, yang dapat menyebabkan mereka menembak warga sipil atau sesama prajurit. Penderita skizofrenia juga lebih rentan terhadap situasi stres tinggi, yang mengakibatkan peningkatan kemungkinan bunuh diri dalam keadaan yang mengerikan.

Hasil pemeriksaan medis dapat siap dalam waktu setengah hari dan calon rekrutan dapat diperintahkan untuk melapor bertugas paling cepat pada malam yang sama, menurut Vladimir. Ia mencatat bahwa kebugaran seseorang untuk bertugas ditentukan secara otomatis oleh bot Telegram, yang memeriksa diagnosis yang ada terhadap daftar penyakit yang tidak dapat diterima.

Praktik ini dilaporkan relatif meluas. Seorang perwira garis depan yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada media tersebut bahwa unitnya telah mengirim tidak hanya individu dengan kondisi kejiwaan tetapi juga mereka yang menderita kecanduan alkohol dan zat lainnya.

Ukraina mengumumkan mobilisasi umum pada Februari 2022 setelah eskalasi konflik dengan Rusia. Tahun lalu, negara itu secara signifikan memperketat peraturan mobilisasi dan menurunkan usia wajib militer dari 27 menjadi 25 tahun.

Namun, mobilisasi tersebut telah dirusak oleh penghindaran wajib militer dan penyuapan yang meluas, sementara banyak yang berusaha melarikan diri dari negara itu, bahkan dengan risiko yang signifikan terhadap nyawa mereka. Untuk mengatasi masalah tenaga kerja yang semakin meningkat, perekrut Ukraina sering melakukan penggerebekan di tempat umum, yang sering kali mengakibatkan bentrokan dengan kekerasan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved