Elon Musk: USAID Danai Riset Senjata Biologis, Termasuk Proyek Kemunculan Covid-19

Senin, 03 Februari 2025 - 08:20 WIB
loading...
A A A
Rusia telah berulang kali menyuarakan keprihatinannya tentang jaringan laboratorium penelitian biologi yang didukung oleh Pentagon dan badan-badan AS lainnya di seluruh dunia, khususnya di Ukraina dan negara-negara lain di dekat perbatasannya, dengan menuduh bahwa fasilitas-fasilitas ini terlibat dalam penelitian senjata biologis.

pejabat tinggi militer Rusia, Letnan Jenderal Igor Kirillov, pernah melaporkan tentang aktivitas laboratorium biologi AS. Dia menyinggung bahaya yang ditimbulkan oleh senjata pemusnah massal.

Namun, dia dibunuh bersama asistennya di Moskow pada bulan Desember lalu dalam serangan bom yang diduga diperintahkan oleh Ukraina.

Dalam laporan terbarunya, Kementerian Pertahanan Rusia telah menarik perhatian pada pengalihan proyek Ukraina yang belum selesai ke negara-negara pasca-Soviet dan Asia Tenggara, dan mengatakan bahwa Afrika kini telah menjadi titik fokus perhatian pemerintah AS, yang memandang wilayah tersebut sebagai sumber patogen berbahaya yang tak terbatas dan tempat pengujian untuk perawatan medis eksperimental.

Departemen Pertahanan AS telah mengakui memberikan dukungan kepada beberapa laboratorium di Ukraina, tetapi bersikeras bahwa upaya ini difokuskan pada pencegahan wabah penyakit menular dan pengembangan vaksin, dan bahwa laboratorium tersebut dimiliki dan dioperasikan oleh negara masing-masing, bukan oleh Amerika Serikat.

Pejabat Barat secara konsisten menolak penyelidikan Moskow sebagai disinformasi yang ditujukan untuk mendiskreditkan inisiatif kesehatan masyarakat yang sah.

Moskow dan Beijing tetap menuntut transparansi yang lebih besar dari AS terkait aktivitas biologis militernya. Tahun lalu, kedua negara sepakat untuk bersatu melawan ancaman keamanan biologis dan memperkuat Konvensi Senjata Biologis dan Beracun (BTWC).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved