3 Warga Israel dan 183 Warga Palestina akan Dibebaskan dalam Pertukaran Tahanan Terbaru

Sabtu, 01 Februari 2025 - 14:15 WIB
loading...
A A A
Siegel, yang saat ini berusia 50-an, ditawan bersama istrinya, Aviva, yang dibebaskan oleh Hamas dalam pertukaran tawanan pertama pada November 2023.

Kalderon, yang juga berusia 50-an, diculik Hamas bersama kedua anaknya, Erez dan Sahar. Anak-anak tersebut juga dibebaskan dalam pertukaran pertama itu.

Laura Khan dari Al Jazeera, melaporkan dari Amman, Yordania, karena Al Jazeera telah dilarang beroperasi di Israel, mengatakan kantor perdana menteri Israel mengatakan telah menerima dan menyetujui daftar tersebut.

Dia mengatakan pembebasan Bibas akan dipandang sebagai sesuatu yang sangat simbolis dan penting di Israel.

“Dia menarik karena dua alasan. Salah satunya adalah ada titik kritis antara Israel dan Hamas dalam negosiasi ini, yaitu apakah akan membebaskan pria di bawah usia 50 tahun. Awalnya, Hamas tidak ingin melakukan itu. Mereka ingin membebaskan warga sipil, wanita, dan pemuda terlebih dahulu, tetapi kemudian mereka memutuskan untuk (menyerah) pada titik itu,” ujar dia.

Dia mengatakan alasan kedua adalah Israel telah memperkirakan Bibas serta Siegel dan Kalderon akan dibebaskan lebih awal sebagai bagian dari fase pertama gencatan senjata, yang mulai berlaku pada 19 Januari.

"Namun, mereka belum dibebaskan, dan pasukan Israel telah mengatakan di masa lalu bahwa mereka khawatir tentang kesejahteraan mereka," ujar Khan.

Berdasarkan ketentuan gencatan senjata Gaza, 33 tawanan yang ditahan Hamas di Gaza akan dibebaskan dalam enam pekan pertama gencatan senjata sebagai ganti ratusan tahanan Palestina, banyak di antaranya telah menjalani hukuman seumur hidup di Israel.

Sejauh ini, 15 tawanan yang ditahan di Gaza, termasuk lima pekerja Thailand, dan 400 tahanan Palestina telah dipertukarkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Hari ke-83 Perang Iran:...
Hari ke-83 Perang Iran: Ketika Diplomasi Menjadi Jeda Kematian
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved